Pasar saham Indonesia tengah mengalami tekanan baru-baru ini. Per Kamis sore 4 Juni 2026, IHSG tertekan hingga menyentuh level terendah di angka 5644 sebelum akhirnya ditutup di 5.839.
Harga-harga emiten berkapitalisasi besar pun rontok, termasuk saham BBCA yang menyentuh angka 5.400 atau BBRI yang sampai di angka 2800an.
Melihat kondisi perdagangan saham tengah memerah belakangan ini, trader punya pilihan untuk melakukan pembelian saham di saat harga sedang terpuruk demi mengamankan keuntungan di masa depan.
Nah, bagi kamu yang siap mengamankan aset di harga murah, mungkin sekarang waktunya. Pembelian saham pun bisa dilakukan di aplikasi-aplikasi sekuritas terpercaya yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Mengapa ini penting?
- Pembelian saham di aplikasi terdaftar dan diawasi OJK bukan hanya soal mematuhi aturan hukum, tetapi juga untuk melindungi uang trader.
- Ketika mendaftar di aplikasi resmi OJK, trader akan dibuatkan rekening dana nasabah atas namanya sendiri di bank pihak ketiga. Sementara di ilegal, uang modal tak masuk ke rekening pribadi tetapi tersimpan di bank. Kalau aplikasi bermasalah, uang bisa dibawa kabur.
- Selain itu, ketika membeli di aplikasi resmi, kepemilikan aset akan tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Jadi meski aplikasi error atau tutup, Anda akan tetap tercatat sebagai pemilik sah atas saham yang dibeli.
- Kalau terjadi masalah seperti tindakan merugikan dari pihak aplikasi, Anda bisa langsung lapor ke OJK.
5 aplikasi saham resmi yang terdaftar di OJK
1. Ajaib
Ajaib merupakan salah satu pelopor investasi yang cukup populer di kalangan Gen Z, karena tampilannya yang modern dan clean, membuatnya jadi user-friendly.
- Kelebihan: Navigasinya mudah dipahami oleh pemula, pendaftarannya 100 persen online, dan tidak memerlukan minimum deposit, jadi trader bisa memulai dengan modal kecil.
- Fitur unggulan: Ada fitur Ajaib Alert yang memberikan notifikasi pergerakan harga saham. Selain itu, ada juga forum komunitas untuk diskusi antarinvestor.
- Cocok untuk: Pemula yang baru pertama kali mencoba berinvestasi saham.
2. Stockbit
Stockbit mulanya adalah komunitas untuk diskusi saham. Meski begitu, kini Stockbit sudah terintegrasi dengan layanan sekuritas sehingga penggunanya bisa langsung berinvestasi di dalamnya.
- Kelebihan: Fitur analisis teknisnya lengkap, komunitas aktif sehingga pengguna bisa saling belajar dari trader lainnya.
- Fitur unggulan: Ada media sosial khusus saham dan Virtual Trading untuk membantu pengguna memahami pergerakan saham dengan uang virtual untuk latihan.
- Cocok untuk: Pengguna yang mau belajar menganalisis saham secara mendalam.
3. IPOT (Indo Premier Online Technology)
IPOT adalah aplikasi besutan pemain lama yang terpercaya di pasar modal Indonesia, yakni Indo Premier Sekuritas.
- Kelebihan: Punya fitur-fitur komprehensif dan tidak mengenakan setoran awal minimum agar bisa membuka akun.
- Fitur unggulan: IPOT EZ, yakni tampilan sederhana untuk pemula serta IPOT Journey, fitur edukasi reksadana dan saham terintegrasi.
- Cocok untuk: Investor yang ingin aplikasi dengan ekosistem keuangan matang.
4. SIMInvest
SIMInvest merupakan aplikasi saham yang berizin dan diawasi OJK. Aplikasi ini merupakan produk dari PT Sinarmas Sekuritas.
- Kelebihan: Selain legalitasnya jelas, aplikasi ini punya tampilan kasual dan dinamis. SIMInvest juga sering berkolaborasi dengan brand besar untuk memberi poin reward yang bisa ditukarkan.
- Fitur unggulan: Integrasi mudah dengan rekening bank Sinarmas serta sistem poin yang cukup menarik.
- Cocok untuk: Pemula yang ingin kepraktisan, pengguna yang suka dengan edukasi, dan mereka yang ingin berinvestasi di saham sekaligus reksadana.
5. M-Stock
M-Stock merupakan aplikasi milik Mirae Asset yang sebelumnya bernama NEO HOTS.
- Kelebihan: Kuat di saham domestik, punya fitur chart real-time, hingga analisis teknikal
- Fitur unggulan: Ada fitur holistic market insight, one-click portofolio, dan smart notification, tampilannya pun disebut user-friendly.
- Cocok untuk: Pengguna yang ingin trading lebih serius tetapi tetap praktis.
Pilih yang mana?
- Pilih Ajaib jika Anda adalah pemula dengan modal terbatas dan tidak mau pusing dengan grafik rumit.
- Pilih Stockbit jika Anda ingin jadi trader mandiri yang mahir membaca pergerakan pasar.
- Pilih IPOT jika Anda ingin ekosistem yang stabil atau ingin membagi aset ke instrumen lain seperti reksadana.
- Pilih SIMInvest jika Anda ingin mengincar reward atau bonus tambahan.
- Pilih M-Stock jika Anda ingin menjadi trader agresif.
Pax Insight
Pembelian saham hendaknya dilakukan di aplikasi yang memiliki izin dan diawasi OJK. Pembelian di aplikasi bodong alih-alih menguntungkan justru bisa membuat rugi karena bisa saja dipersulit saat mencairkan uangnya.



