NASA baru saja mengumumkan rencana untuk tigi misi Moon Base pertama di Bulan. Rencana ini menegaskan ambisi jangka panjang badan antariksa tersebut untuk membangun kehadiran secara permanen di bulan.
Pengumuman ini dibuat setelah keberhasilan misi Artemis II sebagai penerbangan berawak yang mengelilingi bulan berakhir pada April 2026.
Ketiga misi Moon Base ini akan menggunakan lander dan rover dari berbagai perusahaan swasta lewat skema kontrak, dan seluruhnya dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026.
Kenapa ini penting?
Misi ini disebut bukan sekadar uji coba teknis. Sebab, Moon Base I, II, dan III akan jadi fondasi operasional dari rencana NASA untuk mengembalikan manusia ke permukaan bulan pada 2028.
Sebelum para astronot tiba, NASA perlu memastikan kalau rover dapat bergerak di satelit bumi tersebut, termasuk menurunkan muatan dengan presisi, serta memahami kondisi permukaan di lokasi pendaratan.
Tidak hanya itu, NASA juga berencana mengirimkan drone lebih dulu untuk memetakan lokasi pendaratan potensial lewat misi MoonFall.
Apa yang akan dilakukan masing-masing misi?
- Moon Base I: Misi pertama akan menggunakan lander Blue Origin Blue Moon Mark 1 Endurance untuk mengirimkan instrumen Lunar Plume-Surface Studies dan sejumlah kamera ke permukaan bulan. Instrumen ini dirancang untuk memahami permukaan bulan.
- Moon Base II: Misi ini akan menurunkan rover FLIP Astrolab menggunakan lander Astrobiotic Griffin. Tujuan utamanya adalah membantu Astrolab merancang lunar terrain generasi selanjutnya berdasarkan data langsung di permukaan bulan.
- Moon Base III: Misi ketiga ini bertujuan mempelajari anomali magnetik misterius di permukaan bulan, sekaligus mengantarkan muatan dari ESA (European Space Agency) dan KASI (Korea Astronomy and Space Science Institute.
Pax insight
Rencana ini menunjukkan ambisi NASA untuk membuat Amerika Serikat bisa kembali ke bulan dalam waktu tiga tahun ke depan. Lewat tiga misi besar yang dilakukan dalam satu tahun, badan antariksa itu menunjukkan kalau rencana ini bukan lagi sekadar wacana.
Untuk itu, menarik untuk menantikan apakah nantinya tiga misi ini seluruhnya akan benar-benar dilaksanakan pada 2026, sebelum akhirnya nanti membawa manusia kembali di 2028.



