Departemen Pertahanan (DoD) Amerika Serikat baru saja merilis ribuan dokumen, foto, hingga surat-menyurat resmi terkait Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) atau yang sebelumnya lebih dikenal sebagai UFO.
Perilisan ini merupakan bagian dari kebijakan transparansi baru di bawah arahan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Kenapa ini penting?
Dengan perilisan ini, penantian publik selama puluhan tahun akhirnya terjawab. Melalui informasi yang diungkap ini, pemerintah Amerika Serikat memberikan akses langsung ke publik untuk menilai bukti-bukti yang selama ini masih tersembunyi.
Di samping itu, DoD juga telah membuka investigasi baru terhadap gambar-gambar yang masih belum terjelaskan. Presiden Donald Trump pun telah menginstruksikan agar ada pelaporan terpisah dari setiap kasus UAP yang belum terpecahkan.
Bukti UAP yang dirilis pemerintah Amerika Serikat
- Format dokumen: banyak foto hanya menunjukkan titik kecil atau bentuk samar, berkas ini juga mengungkap korespondensi publik sejak tahun 1940-an, termasuk surat dari anak-anak kepada eks bos FBI, J. Edgar Hoover.
- Insiden astronot NASA: Berkas yang paling menarik perhatian adalah transkrip dari misi Gemini 7, Apollo 12, dan Apollo 17 yang menyebutkan adanya cahaya terang tak dikenal di luar angkasa yang sempat membingungkan para astronot.
- Fakta: Sebagian besar laporan telah diklasifikasikan sebagai fenomena cuaca, puing luar angkasa, atau cacat pada kamera.
- Perilisan bertahap: Pemerintah AS berencana merilis dokumen baru setiap beberapa minggu sekali karena banyaknya berkas yang sedang dalam proses deklasifikasi.
Pax insight
Tim investigasi baru bentukan DoD kini sedang meninjau ulang foto-foto yang tetap tidak terjelaskan setelah analisis awal. Publik dapat memantau situs web resmi pemerintah untuk mendapatkan informasi lain yang akan dirilis secara bertahap.



