Sains
Senin, 12 Januari 2026 12:04 WIB

FCC izinkan SpaceX luncurkan 7.500 satelit Starlink Gen2

Komisi Komunikasi Federal (FCC) resmi menyetujui permintaan SpaceX untuk meluncurkan tambahan 7.500 satelit Starlink generasi kedua.
Sumber: SpaceX

Komisi Komunikasi Federal (FCC) resmi menyetujui permintaan SpaceX untuk meluncurkan tambahan 7.500 satelit Starlink generasi kedua (Gen2), dilansir dari Engadget. Dengan izin ini, SpaceX kini dapat mengoperasikan total 15.000 satelit Starlink Gen2.

Persetujuan tersebut juga membuka jalan bagi SpaceX untuk menghadirkan satelit dengan desain lebih canggih, teknologi terbaru, serta kemampuan beroperasi di lebih banyak frekuensi dan orbit, sehingga cakupan dan performa layanan bisa semakin optimal.

Langkah ini akan memperkuat armada satelit SpaceX dan memungkinkan perusahaan menyediakan layanan internet serta konektivitas mobile ke lebih banyak wilayah di dunia. Satelit Gen2 juga akan mendukung layanan direct-to-cell, yaitu koneksi langsung ke ponsel, baik di luar maupun di dalam Amerika Serikat.

Di AS sendiri, SpaceX sudah bermitra dengan T-Mobile untuk menghadirkan layanan satelit-ke-ponsel. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengirim pesan teks dan menggunakan aplikasi tertentu meski berada di lokasi terpencil. Ke depan, SpaceX juga berencana menghadirkan layanan panggilan suara melalui satelit.

Persetujuan FCC ini muncul setelah SpaceX mengumumkan pemindahan 4.400 satelit dari ketinggian 549 km ke 479 km untuk mengurangi risiko tabrakan di orbit. Sebelumnya, pada 2020 SpaceX meminta izin untuk meluncurkan hampir 30.000 satelit Gen2, namun FCC hanya mengizinkan 7.500 pada 2022. Saat itu, FCC menekankan bahwa persetujuan terbatas diberikan demi menjaga keamanan ruang angkasa dari potensi puing orbital.

Dengan tambahan izin 7.500 satelit, SpaceX kini memiliki total 15.000 satelit Gen2 yang siap mendukung visi perusahaan menghadirkan internet satelit global. Dibandingkan generasi pertama, satelit Gen2 menjanjikan kecepatan internet lebih tinggi dan latensi lebih rendah.

Jangkauan global yang semakin luas akan membantu SpaceX bersaing dengan penyedia layanan satelit lain sekaligus mendekatkan tujuan mereka: menyediakan internet cepat ke daerah terpencil dan wilayah yang belum terjangkau.

Pax insight

Persetujuan FCC atas 7.500 satelit tambahan menunjukkan adanya dukungan regulasi terhadap inovasi infrastruktur internet satelit, meski kekhawatiran soal puing orbital tetap ada. Hal ini menandakan bahwa ambisi ekspansi bisa berjalan seiring dengan keberlanjutan ruang angkasa, melalui langkah teknis seperti penyesuaian ketinggian satelit dan peningkatan teknologi untuk mengurangi risiko tabrakan.