Kisah
Rabu, 17 Desember 2025 14:07 WIB

RunSight harumkan Indonesia di ajang SFT Global 2025

Indonesia mencatat sejarah baru di panggung internasional melalui keberhasilan Tim Labmino yang menembus 20 besar Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025.

Indonesia mencatat sejarah baru di panggung internasional melalui keberhasilan Tim Labmino yang menembus 20 besar Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025. Debut ini menjadi bukti nyata bahwa ide sederhana yang lahir dari empati dapat berkembang menjadi inovasi teknologi yang diakui dunia.

RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra berlari dengan aman dan mandiri, menjadi karya yang mengangkat nama Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

RunSight lahir dari pengalaman nyata seorang teman dekat tim yang kehilangan penglihatan namun tetap ingin berolahraga. Minimnya alat bantu olahraga berbasis AI mendorong Tim Labmino untuk menciptakan solusi inklusif yang memberi rasa aman, percaya diri, dan kebebasan bergerak bagi pelari tunanetra.

“Kami percaya teknologi seharusnya tidak hanya mempermudah hidup, tetapi juga membuka ruang inklusif bagi semua orang,” kata Kaindra Rizq Sachio, salah satu anggota tim.

Perjalanan menuju panggung global tidaklah mudah. Setelah meraih juara pertama di Indonesia, Tim Labmino harus bersaing di tahap regional bersama 39 tim dari berbagai kawasan dunia, termasuk Eropa, Asia Tenggara & Tiongkok, Timur Tengah & Afrika Utara, hingga Amerika. Proses seleksi dilakukan secara daring, namun atmosfer kompetisi tetap terasa intens. Anthony Edbert Feriyanto, ketua tim, menuturkan bahwa pengalaman ini membuka perspektif baru sekaligus menjadi tantangan besar untuk menunjukkan kapasitas mahasiswa Indonesia di level internasional.

Samsung Electronics Indonesia turut mengapresiasi pencapaian ini sebagai bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global. Menurut Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, keberhasilan Tim Labmino selaras dengan komitmen Samsung dan pemerintah dalam memperkuat literasi teknologi, mengembangkan talenta muda, serta membangun ekosistem inovasi yang inklusif.

Selain bimbingan teknis, Tim Labmino juga mendapatkan masukan berharga dari juri internasional yang membantu mereka menyempurnakan aspek teknis, pengalaman pengguna, hingga kolaborasi dengan komunitas. Wawasan ini memperkuat keyakinan mereka untuk terus mengembangkan RunSight agar manfaatnya semakin luas.

Pax Insight

Keberhasilan RunSight menembus 20 besar SFT Global 2025 bukan hanya kemenangan Tim Labmino, tetapi juga simbol kebangkitan talenta muda Indonesia di dunia teknologi. Perjalanan ini menunjukkan bahwa keberanian memulai, konsistensi, dan empati dapat melahirkan solusi nyata yang berdampak luas. RunSight menjadi inspirasi bahwa inovasi dari Indonesia mampu bersaing di panggung global dan membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk terus berkarya.