Hibura
Jumat, 9 Januari 2026 14:03 WIB

Samsung ubah desain teknologi lebih manusiawi di CES 2026

Samsung ubah desain teknologi lebih manusiawi di CES 2026.

Samsung Electronics mengadakan sesi penutup rangkaian CES 2026 Tech Forum berjudul "The Human Side of Tech: Designing a Future Worth Living" (Sisi Kemanusiaan Teknologi: Merancang Masa Depan yang Layak Dijalani) di Las Vegas. Acara panel diskusi dipandu oleh Debbie Millman dan menampilkan Mauro Porcini, Kepala Desainer Samsung, serta desainer ternama Karim Rashid dan Fabio Novembre.

Diskusi berfokus pada sebuah pertanyaan mendasar: setelah dua dekade didominasi oleh estetika minimalisme, ke mana arah desain teknologi selanjutnya? Panel tersebut menjelajahi bagaimana teknologi dapat menjadi lebih hangat, ekspresif, dan beresonansi emosional untuk menciptakan pengalaman bermakna di era kecerdasan buatan saat ini.

Debbie Millman mengobservasi bahwa desain di industri teknologi cenderung seragam dibandingkan dengan industri lain. Ia mengajukan pertanyaan penting: bagaimana jika teknologi dapat diperluas melampaui spesifikasi dan fungsionalitas semata? Samsung merespons pertanyaan ini dengan memperkenalkan makna di luar produk, fokus pada bagaimana teknologi menyesuaikan dengan kehidupan, pengalaman, dan kebutuhan orang.

Mauro Porcini menjelaskan tujuan desain Samsung yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia melalui teknologi yang bermakna dan dirancang untuk kemanusiaan. Komitmen Samsung adalah membantu orang hidup lebih lama, lebih baik, lebih bermakna, dan lebih berani melalui teknologi canggih yang mendukung kesejahteraan, kreativitas, dan pengekspresian diri.

Karim Rashid menambahkan perspektif bahwa melalui desain, orang dapat membangun ikatan emosional yang kuat dengan produk teknologi. Sementara itu, Fabio Novembre menyatakan bahwa kebahagiaan adalah tujuan utama desain, dan desain harus menjadi pusat perhatian dalam menciptakan solusi teknologi.

Porcini mempopulerkan konsep "AI × (EI + HI)" yang berarti kecerdasan buatan diperkuat oleh kecerdasan emosional dan imajinasi manusia. Pendekatan ini bukan menggantikan kreativitas manusia, tetapi memperluas potensinya. Filosofi ini menekankan bahwa teknologi harus dibuat lebih manusiawi, diarahkan dengan nilai-nilai kemanusiaan, dan dibentuk untuk membantu kehidupan dengan cara yang bermakna.

Diskusi menyoroti pergeseran paradigma dari sekadar mendesain objek menjadi mendesain pengalaman, di mana emosi, makna, dan identitas menjadi bagian integral dari interaksi manusia dengan teknologi. Desain yang ekspresif menciptakan pengalaman yang mencerminkan emosi, mendorong ekspresi diri, menjalin koneksi, dan merangsang imajinasi.

Pax Insight

Filosofi desain Samsung yang mengintegrasikan dimensi kemanusiaan ke dalam teknologi melalui konsep AI × (EI + HI) menunjukkan bahwa industri teknologi sedang mengalami transisi dari optimisasi fungsional murni menuju humanistic design yang mengakui bahwa teknologi terbaik adalah yang dapat membangun ikatan emosional dan mendukung pengekspresian diri pengguna, bukan sekadar memaksimalkan spesifikasi.