Hibura
Rabu, 19 November 2025 17:46 WIB

Roblox perketat aturan, wajibkan verifikasi usia ID selfie

Roblox wajibkan verifikasi usia pakai ID/selfie mulai awal 2026. Kenalkan aturan age-based chat untuk keamanan dan batasan konten eksternal.

Roblox resmi mulai menerapkan aturan baru yang mewajibkan pengguna memverifikasi usia menggunakan ID atau selfie. Aturan ini pertama kali diberlakukan di Australia, Selandia Baru, dan Belanda. Setelah itu, kebijakan ini akan diperluas ke seluruh negara lain pada awal tahun depan. 

Dalam pembaruan kebijakan ini, Roblox juga memperkenalkan age-based chat yang membatasi interaksi chat antar pengguna. Setelah proses verifikasi, pengguna akan ditempatkan dalam enak kategori usia. Kategorinya mulai dari 9 tahun ke bawah hingga 21 tahun ke atas. 

Karena banyak anak dan remaja yang belum punya ID resmi, Roblox bekerja sama dengan perusahaan identitas Persona. Persona menyediakan teknologi age estimation berbasis video selfie yang canggih. Proses ini dilakukan langsung di dalam aplikasi, dan Roblox menegaskan gambar wajah akan langsung dihapus setelah verifikasi selesai. 

Roblox tidak merinci tingkat akurasi teknologi tersebut secara spesifik. Namun, Chief Safety Officer mereka menyebut bahwa sistem dapat menebak usia pengguna 5-25 tahun dengan cukup tepat. Akurasinya biasanya berada dalam selisih 1-2 tahun dari usia sebenarnya, seperti dilansir dari laman Engadget (19/11).

Semua pengguna kini dapat melakukan verifikasi secara sukarela untuk memastikan akses chat mereka tidak terganggu. Roblox menargetkan seluruh pengguna sudah wajib diverifikasi pada Januari tahun depan. Sementara itu, tiga negara awal harus mematuhi aturan awal Desember. 

Mulai tahun depan, Roblox juga akan menambahkan pembatasan usia untuk akses link ke media sosial eksternal. Pembatasan ini juga berlaku untuk fitur pembuatan konten di Roblox Studio. Pembaruan ini dilakukan di tengah kritik dan tuntutan hukum yang menyoroti keamanan anak dalam platform tersebut. 

Pax Insight 

Kebijakan baru ini sangat relevan untuk Indonesia, mengingat Roblox sangat populer di kalangan anak SD sampai SMA. Dengan banyaknya pengguna di bawah 13 tahun, sistem verifikasi usia bisa jadi langkah penting buat meminimalisir interaksi tidak aman di chat game. Jika berhasil diterapkan, kebijakan ini berpotensi menjadi standar baru buat platform lain yang juga banyak dipakai anak muda di Indonesia.