Rencana mega-merger di industri hiburan Hollywood antara Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery resmi memasuki babak jeda yang cukup panjang. Berdasarkan laporan The New York Times, Paramount Skydance telah menyepakati untuk menunda proses penggabungan usaha hingga 1 Juni 2027 mendatang.
Langkah ini diambil guna memberikan waktu bagi hakim Pengadilan Tinggi Amerika Serikat, Araceli Martínez-Olguín, untuk mempertimbangkan gugatan hukum bersama yang diajukan oleh 12 negara bagian guna memblokir transaksi bernilai raksasa tersebut.
Bukan gagal, hanya diundur
Kesepakatan penundaan ini menjadi hambatan besar pertama bagi Paramount setelah sebelumnya melenggang mulus mendapatkan restu regulasi. Meskipun Departemen Kehakiman AS telah memberi lampu hijau pada Juni lalu serta Komisi Eropa memberikan persetujuan bersyarat, perlawanan gigih dari pemerintah negara bagian serta serikat pekerja Writers Guild of America atau WGA terbukti menjadi batu sandungan serius. Penundaan ini berpotensi mengubah peta persaingan industri media dan striming global dalam beberapa tahun ke depan.
Apa saja kabar tentang penundaan akuisisi ini?
Komitmen Pembekuan Operasional dan Penarikan Permohonan Injungsi
- Pembekuan Langkah Integrasi hingga 2027: Sebagai bagian dari kesepakatan hukum, Paramount berjanji tidak akan mengambil langkah apa pun baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengonsolidasikan operasional bisnis mereka dengan Warner Bros. Discovery hingga 1 Juni 2027, atau lima hari setelah pengadilan memutuskan apakah akuisisi ini melanggar undang-undang persaingan usaha antitrust.
- Penarikan Permohonan Injungsi oleh WGA: Seiring kesepakatan jeda ini, sidang yang sebelumnya dijadwalkan pada 3 Agustus resmi dibatalkan. Pihak 12 negara bagian serta dua cabang WGA mencabut permohonan injungsi sementara mereka. Seluruh pihak diwajibkan menyerahkan proposal jadwal persidangan baru untuk kasus terpisah mereka paling lambat pada 31 Juli 2026.
Poin Pertimbangan WGA dan Sikap Percaya Diri Paramount
- Pernyataan Sikap Serikat Penulis WGA: Pihak WGA menegaskan bahwa penundaan ini adalah kemenangan awal yang memang dicari oleh para jaksa agung dan pekerja kreatif. WGA tetap berada pada posisi tegas bahwa akuisisi senilai Rp1.809 triliun ini melawan hukum karena berpotensi merusak iklim kerja para kreator, sehingga serikat akan terus berjuang memblokir kesepakatan hingga tuntas.
- Klaim Optimisme Paramount di Persidangan: Penundaan melampaui akhir September ini dipastikan memicu denda finansial sekitar Rp114 miliar per hari bagi Paramount. Meski demikian, pihak korporasi mengklaim bahwa maju ke meja hijau justru menguntungkan posisi mereka. Paramount menegaskan bahwa jalur persidangan adalah cara tercepat dan paling transparan untuk membuktikan bahwa akuisisi ini sangat bagus untuk iklim kompetisi, konsumen, serta para pembuat konten.
Pax insight
Penundaan kesepakatan merger Paramount dan Warner Bros. Discovery di pertengahan bulan Juli 2026 ini membuktikan bahwa persetujuan pemerintah pusat dan regulasi internasional tidak lagi menjadi jaminan mutlak dalam mega-akuisisi media. Hambatan dari jaksa agung tingkat negara bagian serta serikat pekerja Hollywood memaksa Paramount menelan denda harian yang sangat fantastis. Persidangan mendatang akan menjadi pertaruhan batas hukum terbesar di era modern dalam menentukan apakah penggabungan dua studio raksasa ini akan melahirkan kekuatan media baru atau justru runtuh di tangan undang-undang anti-monopoli.



