Hypernet Technologies dan Fortinet resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan layanan SOC as a Service di Indonesia, sebuah langkah penting untuk memperkuat perlindungan digital perusahaan di tengah lonjakan ancaman siber. Nota kesepahaman yang ditandatangani menandai kolaborasi antara kemampuan teknologi global Fortinet dan keahlian lokal Hypernet untuk menyediakan solusi keamanan yang menyeluruh dan terjangkau bagi perusahaan menengah hingga besar.
Kemitraan ini berfokus pada pembangunan layanan SOC as a Service yang menyediakan pengawasan 24/7, analisis ancaman real-time, serta rekomendasi remediasi cepat dan terukur. Dengan model layanan ini, perusahaan dapat tetap fokus pada bisnis inti tanpa terbebani pengelolaan insiden keamanan yang kompleks. Solusi yang ditawarkan menggabungkan berbagai komponen Fortinet untuk menjamin perlindungan yang komprehensif.
Komponen utama yang akan diintegrasikan meliputi FortiAnalyzer untuk analisis log dan pelaporan mendalam; FortiSIEM untuk manajemen informasi dan peristiwa keamanan; FortiRecon untuk pemantauan risiko aset digital; FortiGate untuk firewall generasi terbaru; FortiWeb untuk perlindungan aplikasi web; FortiMail untuk keamanan email; serta FortiClient untuk keamanan endpoint terpadu. Integrasi ini dirancang untuk memberikan visibilitas menyeluruh, deteksi lebih cepat, dan respons yang lebih efektif terhadap insiden siber.
Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, menyatakan antusiasmenya atas kolaborasi ini, menekankan kombinasi pengalaman global Fortinet dan pemahaman pasar lokal Hypernet sebagai kunci menghadirkan solusi yang tepat sasaran. Dari pihak Hypernet, CTO Sudino Oei menyebutkan bahwa dukungan teknologi Fortinet akan memperkuat kapasitas layanan Hypernet dan memperluas portofolio solusi keamanan bagi klien.
Inisiatif ini juga menjadi kontribusi strategis terhadap penguatan ekosistem keamanan siber nasional. Dengan menyediakan akses terhadap teknologi canggih dan layanan terkelola, kolaborasi diharapkan mendorong transformasi digital yang lebih aman dan berkelanjutan. Bagi banyak perusahaan Indonesia, terutama yang sedang berkembang, hadirnya SOC as a Service dari Hypernet dan Fortinet menawarkan opsi pragmatis untuk meningkatkan ketahanan siber tanpa harus membangun operasi keamanan internal yang mahal.
Kemitraan ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju visi keamanan digital nasional yang lebih tangguh, sehingga meningkatkan kepercayaan dan daya saing perusahaan Indonesia di era ekonomi digital.



