Hibura
Senin, 29 Desember 2025 11:02 WIB

Ubisoft perbaiki server Rainbow Six Siege akibat celah keamanan besar

Ubisoft telah menutup server Rainbow Six Siege dan sedang dalam proses mengatasi dampak dari pelanggaran keamanan.

Ubisoft telah menutup server Rainbow Six Siege dan sedang dalam proses mengatasi dampak dari pelanggaran keamanan yang luas yang meninggalkan berbagai pemain dengan miliaran kredit dalam game, skin senjata yang sangat langka, dan akun yang dilarang. Hingga Minggu sore, halaman status di situs web Rainbow Six Siege masih menampilkan "unplanned outage" (gangguan yang tidak direncanakan) di semua server di PC, PlayStation, dan Xbox.

Dilansir dari Engadget, masalah dimulai Sabtu pagi ketika Ubisoft mengumumkan di X bahwa mereka "menyadari insiden yang sedang mempengaruhi Rainbow Six Siege" dan "bekerja pada resolusi." Beberapa jam kemudian, server Rainbow Six Siege ditutup, mengikuti banyak laporan pengguna yang menunjukkan kredit R6 baik nol atau miliaran, skin langka di loker mereka, dan baik akun yang dilarang atau tidak dilarang.

Ubisoft kemudian memperjelas Sabtu sore di X bahwa tidak ada yang akan di-banned jika mereka menghabiskan kredit ilegal mereka, tetapi bahwa rollback semua transaksi mulai dari Sabtu pukul 06.00 ET akan segera dilakukan.

Minggu sore, Ubisoft menginformasikan basis pemain bahwa mereka saat ini melakukan rollback, tetapi bahwa "tes kontrol kualitas ekstensif akan dilakukan untuk memastikan integritas akun dan efektivitas perubahan." Perusahaan menambahkan bahwa "masalah ini ditangani dengan kehati-hatian ekstrem dan oleh karena itu, waktu tidak dapat dijamin" dan tidak memberikan perkiraan kapan server akan kembali online.

Insiden ini mencerminkan tantangan keamanan siber yang dihadapi developer game modern dalam melindungi data pemain dan integritas permainan. Celah keamanan yang memungkinkan pemain mendapatkan aset digital secara ilegal dapat merusak ekonomi dalam game dan mengurangi kepercayaan pemain.

Ubisoft telah mengambil pendekatan hati-hati dalam mengatani masalah ini, menegaskan bahwa pemain yang tidak sengaja mendapatkan manfaat dari celah ini tidak akan dihukum dengan pelarangan akun. Namun, keputusan untuk melakukan rollback penuh berarti semua transaksi sejak Sabtu pagi akan dibatalkan, yang dapat merugikan pemain yang melakukan pembelian sah selama periode tersebut.

Pax Insight

Insiden Rainbow Six Siege menyoroti betapa rumitnya tantangan keamanan pada game live-service modern. Satu celah saja bisa berdampak pada jutaan pemain, memaksa penutupan server besar-besaran dan rollback data yang memakan waktu. Respons Ubisoft yang transparan dan hati-hati mencerminkan pelajaran dari insiden sebelumnya, bahwa komunikasi jelas dengan komunitas pemain sangat penting saat menghadapi krisis.