Hibura
Selasa, 13 Januari 2026 15:09 WIB

Elon Musk kritik kesepakatan Apple-Google Gemini

Menurut Musk, kemitraan Apple-OpenAI maupun Apple-Google membuat pesaing seperti Grok (chatbot buatan xAI) tidak mendapat kesempatan yang adil di App Store.
Ilustrasi: Pinterest

Setelah Apple mengumumkan bahwa Google Gemini akan digunakan untuk memperkuat fitur Siri baru, Elon Musk langsung mengkritik lewat X. Ia menyebut kerja sama ini sebagai "konsentrasi kekuatan yang tidak masuk akal" bagi Google.

Dilansir dari 9to5mac, kesepakatan multi-tahun antara Apple dan Google akan membuat Siri serta model AI Apple berjalan dengan dukungan infrastruktur Google. Kritik Musk muncul di saat perusahaannya, xAI, sedang menggugat Apple dan OpenAI atas kerja sama mereka membawa ChatGPT ke Siri dan fitur Apple Intelligence.

Menurut Musk, kemitraan Apple-OpenAI maupun Apple-Google membuat pesaing seperti Grok (chatbot buatan xAI) tidak mendapat kesempatan yang adil di App Store. Walau tuduhan ini banyak diragukan, kasus hukum tetap berlanjut setelah lolos dari upaya Apple dan OpenAI untuk menghentikannya.

Beberapa pihak menafsirkan kritik Musk terhadap Apple-Google sebagai sinyal bahwa xAI mungkin akan meluncurkan ponsel sendiri, ide yang pernah ia lontarkan sebelumnya. Ada juga yang melihatnya sebagai langkah awal menuju gugatan hukum baru untuk menggagalkan kesepakatan, mirip dengan kasus Musk melawan Apple dan OpenAI.

Keluhan Musk muncul di tengah tekanan besar terhadap xAI. Chatbot Grok sempat digunakan untuk membuat gambar seksual tanpa izin, termasuk konten yang melibatkan anak-anak. Akibatnya, negara seperti Indonesia dan Malaysia memblokir Grok, memicu penyelidikan hukum, dan memunculkan kembali tuntutan agar aplikasi xAI dihapus dari App Store.

Perselisihan Musk dengan Apple dan Google mencerminkan persaingan lebih luas di industri AI. Banyak perusahaan berebut dominasi di pasar AI yang terus berkembang. Kekhawatiran Musk soal "konsentrasi kekuatan" menunjukkan ia takut kesepakatan ini akan semakin memperkuat posisi Google dalam layanan AI.

Apakah kritik Musk akan berkembang menjadi langkah hukum baru masih belum jelas. Namun, yang pasti persaingan di dunia AI dan teknologi semakin sengit, dengan perusahaan-perusahaan besar mempertahankan kepentingan mereka lewat jalur hukum maupun kritik publik.

Pax Insight

Reaksi Musk terhadap kerja sama Apple-Google menunjukkan adanya kecemasan kompetitif yang tidak seimbang dalam ekosistem AI. Di satu sisi, xAI menghadapi tekanan regulasi akibat kontroversi Grok terkait konten seksual anak (CSAM). Di sisi lain, Musk terus melancarkan gugatan hukum dan kritik publik terhadap pesaing yang sudah mapan dan diakui regulator. Situasi ini menyoroti rapuhnya posisi xAI ketika berhadapan dengan konsolidasi pasar yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar.