TikTok resmi memperkenalkan opsi langganan tanpa iklan (ad-free) bagi pengguna di Inggris. Fitur ini memungkinkan pengguna platform video pendek ini menikmati konten tanpa gangguan iklan dengan membayar biaya bulanan.
Adapun paket langganan bebas iklan ini dibanderol dengan biaya 4 poundsterling (sekitar Rp 94 ribuan) dan hanya bisa diakses pengguna berusia di atas 18 tahun.
Kenapa ini menarik?
Langkah ini menandai pertama kalinya TikTok meluncurkan pengalaman tanpa iklan secara resmi. Keputusan ini mengikuti tren industri dari sejumlah platform besar seperti Meta.
Seperti diketahui, Facebook dan Instagram juga menerapkan skema serupa untuk mematuhi regulasi privasi yang semakin ketat, sekaligus memberikan kontrol lebih besar pada pengguna atas data mereka.
"Iklan di platform kami telah membantu ribuan bisnis menjangkau pelanggan baru, sedangkan opsi bebas iklan ini memberikan kontrol lebih besar pada orang-orang atas pengalaman mereka," tutur Managing Director TikTok Inggris Kris Boge.
TikTok hadirkan paket langganan bebas iklan
- Strategi monetisasi: Langganan ini bertujuan untuk menutupi potensi hilangnya pendapatan iklan dari pengguna yang memilih untuk tidak dilacak.
- Minimalis: Paket ini tidak menawarkan fitur tambahan baru selain penghapusan iklan, murni fokus pada peningkatan kenyamanan navigasi antarmuka.
- Standar baru: TikTok mematok harga sedikit lebih tinggi dibandingkan Meta di wilayah yang sama. Sebagai perbandingan, paket langganan Meta 3 poundsterling (sekitar Rp 71 ribu).
Pax insight
Meskipun fitur ini sudah hadir di Inggris dalam beberapa bulan ke depan, belum ada konfirmasi resmi apakah skema ini akan dibawa ke pasar lain. Namun yang pasti, langkah ini menunjukkan TikTok bukan lagi platform yang sepenuhnya gratis.



