Apple dilaporkan bersiap memasuki pasar ponsel lipat pada akhir tahun ini. Hadir sebagai produk perdana, Apple disebut saat ini tengah berupaya untuk mengatasi masalah bekas lipatan atau crease di layar yang biasanya ada di HP layar lipat.
Kenapa ini menarik?
Bekas lipatan yang terlihat jelas masih menjadi keluhan utama pengguna ponsel lipat selama ini. Jika Apple benar-benar mampu menemukan solusi atas persoalan tersebut, bukan tidak mungkin iPhone baru ini nantinya akan menjadi standar baru di industri.
Kabarnya, Apple sudah melakukan sejumlah uji coba untuk memastikan kalau perangkat baru ini nantinya akan bebas lipatan, mulai dari pemanfaatan kaca UTG hingga pemakaian Optically Clear Adhesive.
Bocoran soal iPhone lipat
- Kaca UTG: Apple disebut tidak hanya menggunakan Ultra-Thin Glass sebagai pelindung, tapi menjadikannya sebagai bagian struktura. Jadi, kaca ini didesain lebih tipis di area lipatan untuk meningkatkan fleksibilitas dan lebih tebal di area lain untuk ketahanan.
- Lem OCA: Perusahaan kabarnya akan mengoptimalkan penggunaan OCA (Optically Clear Adhesive. Lem ini bersifat viskoelastik, yakni tetap lembut saat ditekuk perlahan, tapi akan mengeras saat terkena tekanan tiba-tiba untuk memberi dukungan struktural.
- Layar: Apple dikabarkan akan menggunakan panel layar dari Samsung yang memiliki pelat logam hasil pengeboran laser guna mendistribusikan tekanan tekukan secara merata.
Pax insight
Meski rumor kehadirannya makin santer terdengar, ada prediksi yang menyebut kalau Apple akan menunda peluncuran iPhone layar lipat besutannya yang diprediksi meluncur pada September tahun ini.
Untuk itu, menarik menunggu pengumuman resmi Apple terkait perangkat barunya ini, dan apakah mampu memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar yang sudah menantikannya bertahun-tahun.



