AMD resmi memperkenalkan keluarga Kintex UltraScale+ Gen 2. Jajaran produk ini diklaim jadi lompatan besar bagi FPGA kelas menengah yang dirancang untuk menjadi otak dari sistem medis, industri, dan penyiaran generasi berikutnya.
Permintaan pasar yang cukup besar
Di tengah ledakan data saat ini, terlebih lagi di bidang streaming video 8K dan visi mesin robotik, para pengenmbang di industri membutuhkan performa komputasi tinggi namun efisien. Dengan kehadiran jajaran chip baru ini, diharapkan akan menawarkan kinerja real-time tanpa memaksa perancang beralih ke perangkat kelas atas yang jauh lebih mahal.
Apa saja yang ditawarkan?
Dibangun di atas warisan Kintex yang sudah mapan, Kintex UltraScale+ Gen 2 memodernisasi tiga pilar utama, yakni :
- Speed: Transceiver berkecepatan tinggi dan dukungan PCIe Gen4 untuk menangani alur kerja media padat.
- Memory: Kontroler LPDDR4X/5/5X terintegrasi untuk akses data super cepat.
- Security: Enkripsi bitstream dan kriptografi setara CNSA 2.0 untuk melindungi kekayaan intelektual.
Selain itu, dibandingkan generasi sebelumnya dan kompetitor, jajaran produk ini juga menawarkan :
- 5x: Peningkatan bandwidth memori.
- 80%: Lebih banyak RAM tertanam (embedded RAM) dibanding platform pesaing.
- Jaminan ketersediaan produk setidaknya hingga tahun ini, sangat krusial untuk peralatan medis dan industri yang membutuhkan sertifikasi jangka panjang.
Peta jalan peluncuran Kintex UltraScale+ Gen 2
- Q3 2026: Dukungan simulasi pada tool Vivado dan Vitis mulai tersedia.
- Q4 2026: Sampel silikon pra-produksi dan kit evaluasi mulai dikirimkan.
Pax insight
AMD Kintex UltraScale+ Gen 2 memberikan jaminan performa dan umur panjang bagi industri yang tidak boleh mengalami kegagalan sistem, mulai dari ruang operasi rumah sakit hingga lantai pabrik otomatis. Kehadiran jajaran produk ini juga diharapkan bisa menskalasi perkembangan teknologi di bidang-bidang khusus menjadi lebih cepat.



