AI
Selasa, 31 Maret 2026 20:03 WIB

Laporan sebut Sora bikin OpenAI rugi ratusan miliar sehari

Keputusan OpenAI menutup Sora disebut tak lepas dari biaya yang membengkak untuk menjalankan platform tersebut.

OpenAI telah mengumumkan penutupan Sora hanya enam bulan setelah peluncurannya di September 2025. Menyusul putusan tersebut, laporan terbaru menyebut kalau platform tersebut ternyata menghabiskan biaya operasional yang sangat tinggi. 

Tak tanggung-tanggung, akibat operasional Sora, OpenAI harus merugi sekitar USD 1 juta atau sekitar Rp 15,8 miliar per hari. Jumlah yang sangat besar. 

Apa yang terjadi? 

Laporan ini menunjukkan kalau industri video AI belum menemukan model bisnis yang berkelanjutan. Meski sempat viral dengan konten Studio Ghibli dan berbagai parodi IP berhak cipta, biaya komputasi yang dikeluarkan nyatanya masih terlalu tinggi. 

Akibatnya, Sora bisa dikatakan lebih menyerupai eksperimen mahal, ketimbang produk konsumen yang menguntungkan. Karenanya, wajar apabila OpenAI memutuskan untuk menutup layanan tersebut. 

Kondisi Sora di OpenAi

- Bakar uang: Dengan kemampuan menghasilkan video pendek berkualitas tinggi ternyata membutuhkan daya komputasi yang luar biasa, dan kabarnya membebani OpenAI hingga jutaan dolar setiap harinya. 

- Masalah konten: Platform ini juga dibanjiri konten yang melanggar hak cipta. Kondisi ini membuat platform tersebut menerima banyak kritik dari publik. 

- Kolaborasi: Tak hanya itu, dengan keputusan menutup Sora, OpenAI membuat Disney menjadi kelabakan. Sebab, Disney telah setuju membayar USD 1 miliar untuk integrasi Sora dengan Disney Plus. 

Jumlah pengguna: Seiring penutupannya, jumlah pengguna Sora pun dilaporkan terus menurun. Dari sebelumnya bisa mencapai 1.000.000 per hari menjadi kurang dari 500.000 per hari. 

Pax insight

Usai keputusan menutup Sora, OpenAI kini mengalihkan fokus ke bidang robotika untuk mencari sumber pendapatan baru. Kasus ini juga membuktikan kalau layanan yang viral tidak berarti membawa kesuksesan finansial bagi perusahaan. 

Usai keputusan menutup Sora, OpenAI kini mengalihkan fokus ke bidang robotika untuk mencari sumber pendapatan baru. Kasus ini juga membuktikan kalau layanan yang viral tidak berarti membawa kesuksesan finansial bagi perusahaan.