Selama 50 tahun terakhir, Apple memiliki rekam jejak panjang yang sering kali kontroversial dalam membuang fitur atau teknologi yang masih populer secara massal. Filosofi ini berpusat pada satu hal, yakni memaksa industri untuk segera bertransisi ke standar baru yang diyakini Apple sebagai masa depan.
Banyak yang sudah dibunuh
Keputusan Apple sering kali memicu protes keras, memunculkan kebingungan konsumen, hingga memunculkan era adaptasi yang merepotkan, seperti membuat kebiasaan baru dengan membawa banyak dongle. Namun, sejarah membuktikan bahwa visi Apple hampir selalu akurat. Langkah radikal mereka pada akhirnya diadopsi oleh seluruh industri dan mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi modern.
Apa saja yang telah Apple "bunuh"?
Kematian Media Penyimpanan Fisik
- Floppy Disk: iMac G3 yang diluncurkan pada 1998 dengan berani menghilangkan drive disket 3,5 inci sepenuhnya demi mendorong penggunaan USB dan internet.
- Drive Optik (CD/DVD): MacBook Air yang diluncurkan pada 2008 didesain sangat tipis dengan mengorbankan pembaca cakram optik, yang langsung memicu lahirnya standar baru untuk laptop ultraportabel dan era distribusi perangkat lunak digital.
Hilangnya perangkat keras dan produk utama
Selamat Tinggal iPod & Keyboard Fisik: Apple rela mematikan iPod yang dimana pada 2006 memiliki 40% total pendapatan mereka demi melahirkan iPhone. Di saat yang sama, mereka memaksa pengguna beralih dari keyboard fisik QWERTY yang populer di era BlackBerry ke layar sentuh kapasitif penuh.
Membunuh Flash: Pada tahun 2010, Steve Jobs secara terbuka menolak dukungan Adobe Flash di iOS karena alasan keamanan dan efisiensi baterai, yang secara efektif memaksa industri web global beralih ke HTML5.
Menghilangkan port penting dan menggunakan port khusus
- Headphone Jack: Penghapusan soket audio 3,5mm pada iPhone 7 mempercepat adopsi massal earbud nirkabel sejati, dan membuka kesuksesan AirPods.
- Port Terbatas: Saat meluncurkan MacBook Pro, Apple membuang MagSafe, slot SD Card, dan HDMI demi murni menggunakan port Thunderbolt/USB-C. Ini memicu era "donglegate" di mana profesional terpaksa membawa banyak adaptor, meski Apple akhirnya melunak dan mengembalikan beberapa port esensial tersebut pada desain tahun 2021.
Pax insight
Apple merupakan sebuah perusahaan teknologi yang benar-benar memahami prinsip dasar inovasi yang bisa mengubah dunia. Tapi terkadang, untuk menciptakan kemajuan yang signifikan, perusahaan harus rela "membunuh" penemuan kesayangan mereka sendiri sebelum teknologi tersebut tertinggal oleh zaman.



