Dalam ajang Cisco Live Amsterdam, Cisco meluncurkan rangkaian inovasi infrastruktur besar: mulai dari chip super cepat hingga sistem keamanan baru untuk mendukung era Agentic AI, yaitu kecerdasan buatan yang mampu bertindak secara otonom.
Kenapa ini penting: Infrastruktur AI modern membutuhkan tenaga komputasi yang sangat besar sekaligus perlindungan ekstra. Solusi baru Cisco dirancang untuk menjalankan klaster AI berskala gigawatt dengan lebih efisien, sambil melindungi sistem perusahaan dari risiko manipulasi yang bisa dilakukan agen AI.
Inovasi utama:
- Silicon One G300: Chip switching terbaru yang diklaim mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan AI hingga 28% serta meningkatkan efisiensi jaringan secara signifikan.
- AgenticOps: Fitur otomatisasi yang menyederhanakan operasional IT yang semakin kompleks, mencakup jaringan, keamanan, dan observabilitas.
- AI Defense: Pembaruan pada Secure Access Service Edge (SASE) yang kini bisa memindai “niat” (intent-aware) dari trafik agen AI untuk mendeteksi ancaman baru.
- Sovereign Support: Cisco meluncurkan pusat layanan khusus (Cisco National Sovereign Cloud Center/CNSC) di Eropa—termasuk Inggris, Prancis, dan Spanyol—untuk klien dengan persyaratan ketat terkait kedaulatan data.
Pax insight
Dengan peluncuran chip G300 dan sistem keamanan Agentic AI, Cisco menegaskan posisinya bukan hanya sebagai vendor jaringan, tetapi sebagai platform terpadu yang menyediakan “tulang punggung” lengkap bagi perusahaan yang ingin mengadopsi AI skala besar. Dari sisi hardware hingga keamanan, Cisco berusaha menjadi mitra utama dalam menghadapi era baru AI yang semakin otonom dan kompleks.



