Sains
Rabu, 19 November 2025 11:03 WIB

Telkom University dan Kaspersky jalin kerjasama tingkatkan kurikulum keamanan siber

Kaspersky & Telkom University perkuat pendidikan keamanan siber di Indonesia. Kolaborasi ini mencakup akses mahasiswa ke konferensi, kursus Kaspersky Academy, dan pelatihan fakultas, serta Hackathon bersama.

Telkomsel University (Tel-U) dan Kaspersky menjalin kerjasama untuk memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Tel-U ini mereka laksanakan secara langsung di Bandung, Selasa (12/11).

Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mengimplementasikan inisiatif pendidikan dan ilmiah. Tujuan utamanya nggak lain adalah mengembangkan pendidikan dasar dan vokasi di bidang keamanan siber, menyiapkan generasi muda sebagai pelindung dunia digital masa depan Indonesia.

MoU Histori: Batu Loncatan Pertama dengan Universitas Swasta

Acara penandatanganan di Telkom University ini dihadiri oleh Simon Tung, General Manager untuk ASEAN dan AEC Kaspersky, dan Parman Sukarno, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik Telkom University. Parman Sukarno menyampaikan bahwa perjanjian ini menandai tonggak penting bagi Tel-U dalam memperkuat komitmen terhadap pendidikan dan penelitian cyber security. Ia juga menambahkan kebanggaannya bahwa kemitraan ini menjadi batu loncatan pertama bagi Kaspersky untuk berkolaborasi dengan universitas swasta di Indonesia.

Akses Gak Main-Main: Mahasiswa Tel-U ke Ajang Spesialis Global

Tujuan utama Kaspersky dalam perjanjian ini adalah memberikan akses istimewa kepada mahasiswa dan fakultas Tel-U. Mereka kini berkesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai acara spesialis yang diselenggarakan oleh Kaspersky dan mitranya. Kegiatan tersebut meliputi konferensi, seminar, sekolah musim panas dan musim dingin, kontes, kompetisi, promosi, pameran, dan acara sejenis lainnya. Akses ini nggak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya etika dalam praktik keamanan siber.

Pengembangan Keahlian Fakultas: Input Kurikulum Up to Date

Nggak hanya mahasiswa, Kaspersky juga berkomitmen mendorong pengembangan keahlian para fakultas Tel-U. Perusahaan keamanan siber ini akan secara aktif melibatkan fakultas Tel-U dalam pengembangan dan implementasi kursus, program, dan materi pengajaran baru untuk universitas. Selain itu, Kaspersky juga memfasilitasi partisipasi perwakilan Tel-U dalam komunitas pakar global yang berdedikasi untuk memajukan pendidikan siber. Ini menjamin materi pengajaran di Tel-U selalu up to date sesuai dengan perkembangan ancaman siber terkini.

Visi Bersama: Membina Generasi Cyber Security Minded

Defi Nofitra, Country Manager Kaspersky untuk Indonesia, menegaskan bahwa kolaborasi ini nggak sekadar seremonial, melainkan awal dari upaya bersama untuk membina generasi mahasiswa yang sadar akan keamanan siber (cyber security minded). Ia percaya bahwa mengembangkan talenta siber yang kompeten bukan hanya misi perusahaan, tetapi langkah penting dalam memperkuat ketahanan siber negara secara keseluruhan. Tujuannya adalah meletakkan dasar bagi masa depan digital yang lebih aman, di mana lulusan Tel-U menjadi garda terdepan pertahanan bangsa.

Kolaborasi ini langsung gercep dengan berbagai agenda terdekat. Kegiatan yang akan diselenggarakan sebagai hasil kolaborasi ini termasuk workshop kursus kebersihan siber daring Kaspersky Academy yang baru diluncurkan pada tahun 2026, pelatihan khusus bagi para profesor Tel-U, hingga akses bagi mahasiswa Tel-U ke Kursus Keamanan Siber Tingkat Pemula dan Dasar-Dasar Keamanan Siber Kaspersky. Puncaknya, kedua belah pihak juga akan menyelenggarakan hackathon nasional bersama, menguji dan mengasah kemampuan praktis mahasiswa.

Simon Tung dari Kaspersky melihat kemitraan strategis ini sebagai platform yang ideal untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan generasi muda yang akan menjadi pelindung dunia digital Indonesia di masa depan. Kolaborasi dengan universitas yang fokus pada teknologi seperti Tel-U adalah cara efektif untuk memastikan bahwa calon profesional keamanan siber Indonesia diberdayakan dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir yang tepat untuk menghadapi ancaman siber yang terus berevolusi.