Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 terus gaspol melanjutkan komitmennya dalam mendukung pemerataan literasi teknologi di Indonesia. Memasuki Stage 3 yang bertajuk “Crafting Thoughts for Machines”, program ini nggak cuma melibatkan siswa dan mahasiswa.
Total 564 peserta muda dari 40 sekolah dan 47 kampus ikut serta, didampingi oleh 113 guru dan dosen pembimbing. Keterlibatan pendidik secara langsung dalam pembelajaran digital ini bertujuan memastikan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dipahami secara lebih inklusif dan aplikatif.
Multiplier Effect: Cetak 9 Juta Talenta Digital Lewat Para Pendidik
Kebutuhan akan talenta digital di Indonesia makin urgent, mengingat target Pemerintah mencapai 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Melihat kebutuhan ini, SIC Batch 7 dirancang dengan strategi smart. Program ini nggak hanya fokus pada peserta muda, tetapi juga melatih para pendidik.
Langkah ini bertujuan menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan. Dengan membekali guru dan dosen, pengetahuan tentang AI nggak hanya berhenti di peserta program, tetapi bisa dibawa kembali ke sekolah dan kampus, memperluas literasi AI di seluruh Indonesia.
Stage 3 berlangsung dari 12 November hingga 19 Desember 2025, menghadirkan total 14 sesi pelatihan yang seluruhnya dilakukan secara online. Rangkaian ini mencakup 10 kelas wajib berdurasi dua jam yang berfokus pada AI Programming for IoT Kit, ditambah 4 sesi mentoring kelompok untuk mendiskusikan perkembangan proyek peserta. Kurikulumnya dirancang mengikuti kebutuhan industri, meliputi pengenalan AI/Machine Learning dan Edge AI, penyusunan model machine learning dari dataset hingga evaluasi, integrasi AI/Machine Learning dengan sensor IoT, hingga pembuatan flowchart komprehensif.
Pembelajaran komprehensif ini nggak hanya memperkuat kemampuan teknis peserta, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih humanis bagi para pendidik. Keterlibatan guru dan dosen menjadi faktor krusial dalam memperluas literasi AI. Ahmad Timbul Sholeh, Guru SMK Taspen Bondowoso, memberikan testimoni bahwa SIC memberikan pengalaman belajar yang sangat menyenangkan, dengan suasana kelas interaktif dan materi yang mudah dicerna. Tools dan contoh praktikum yang mudah diadaptasi sangat membantu para pendidik menjelaskan teknologi secara lebih sederhana dan aplikatif kepada siswa.
Potensi Ekonomi Jumbo: AI Sumbang 12 Persen Pertumbuhan PDB
Penerapan AI di Indonesia diproyeksikan memiliki potensi ekonomi yang besar. Penggunaan AI diproyeksikan dapat menyumbang sekitar 12 persen terhadap pertumbuhan PDB nasional. Angka ini mencerminkan peluang ekonomi yang sangat luas apabila talenta digital Indonesia mampu memanfaatkan teknologi cerdas secara optimal. SIC Batch 7 hadir sebagai jembatan penting yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri dan potensi ekonomi tersebut.
Bagus Erlangga - Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, menekankan bahwa teknologi seperti AI baru bermakna ketika membantu manusia menemukan cara baru untuk belajar, mencipta, dan memecahkan masalah. Selaras dengan visi global “Enabling People”, SIC nggak hanya bertujuan mencetak talenta yang siap bekerja.
Program ini menjadi ruang kolaboratif yang diharapkan mampu melahirkan talenta Indonesia yang berani bermimpi lebih besar, dan lebih dari itu, mampu menginspirasi serta membagikan pengetahuan kepada komunitasnya.
“Setiap anak muda dan pendidik yang bergabung pada di Samsung Innovation Campus membawa potensi besar dalam dirinya. Teknologi seperti AI hanya menjadi bermakna ketika membantu manusia menemukan cara baru untuk belajar, mencipta, dan memecahkan masalah di sekitarnya. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak talenta Indonesia yang berani bermimpi lebih besar, karena mereka punya kemampuan untuk mewujudkannya,” ujar Bagus.
Pax Insight
Samsung Innovation Campus adalah ruang kolaboratif yang mempertemukan pelajar, pendidik, dan mentor industri. Melalui sinergi ini, SIC secara aktif berupaya memperkuat literasi digital Indonesia. Dengan memberdayakan pendidik dan peserta muda dengan pengetahuan AI yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri, Samsung berkontribusi langsung pada penguatan ketahanan digital negara secara keseluruhan, mempersiapkan generasi yang nggak hanya konsumen teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis teknologi cerdas.



