Gambar terbaru dari Nebula Helix dalam resolusi yang sangat tinggi yang dirilis oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) kembali memukau dunia. Cirta menakjubkan ini memberikan sudut pandang yang jauh lebih dekat, memberikan pengalaman visual seperti menjelajah ruang angkasa secara langsung.
Di rasi bintang Aquarius, nebula helix berjarak sekitar 655 tahun cahaya dari planet Bumi kita. Objektif ini sering disebut sebagai “Eye of God" atau "Eye of Sauron" karena bentuknya yang sangat berbeda dan menyerupai mata raksasa.
Dilaporkan dari Engadget (21/01), objektif angkasa ini berasal dari sebuah bintang yang sedang memasuki fase akhir siklus kehidupannya. Selama proses pelepasan lapisan luar bintang tersebut, gas dan debu menyebar, yang pada akhirnya akan menjadi bahan dasar bagi sistem planet baru.
Webb dapat menunjukkan detail struktur nebula yang sangat halus yang belum pernah terlihat sebelumnya dengan menggunakan kamera inframerah NIRCam. Struktur knot komet, gumpalan gas yang terbentuk oleh angin panas bintang, adalah bagian yang paling menonjol.
Gambar ini memberikan informasi ilmiah penting tentang perubahan suhu dan komposisi kimia di dalam nebula melalui setiap warnanya. Warna biru menunjukkan gas yang berada pada suhu tertinggi, sedangkan warna merah dan oranye menggambarkan material yang dingin yang sedang mengkristal menjadi debu.
Cirta ini sangat membantu para ilmuwan memahami evolusi kemungkinan matahari kita di masa depan yang sangat jauh. Struktur halus nebula yang sebelumnya tersembunyi sekarang dapat diperiksa dengan tingkat ketelitian yang luar biasa berkat data inframerah Webb.
Pax Insight
Gambar-gambar luar angkasa dari James Webb punya daya tarik tersendiri. Visual nebula yang dramatis bukan cuma estetik untuk dijadikan wallpaper atau konten edukasi, tapi juga membuka peluang meningkatnya minat generasi muda terhadap astronomi dan sains antariksa.



