Dunia game kembali berduka. Hideki Sato, mantan presiden Sega sekaligus arsitek utama di balik konsol legendaris perusahaan tersebut, meninggal dunia pada usia 77 tahun.
Kenapa ini penting: Sato adalah sosok visioner yang membentuk masa kecil jutaan gamer Gen X dan Milenial. Ia memimpin desain perangkat keras yang menjadikan Sega sebagai penantang utama Nintendo di era perang konsol tahun 80-an dan 90-an, sebagaimana dilansir dari Engadget.
Warisan karier:
Sato bergabung dengan Sega sejak 1971 dan berkarier hingga awal 2000-an. Selama masa itu, ia melahirkan deretan mesin ikonik:
- SG-1000: Langkah awal Sega memasuki pasar konsol rumahan.
- Genesis (Mega Drive): Konsol 16-bit yang melambungkan nama Sega ke panggung global.
- Saturn & Dreamcast: Konsol canggih yang sekaligus menjadi penutup era hardware Sega.
Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Presiden Sega (2001–2003) di masa transisi krusial perusahaan, ketika Sega mulai beralih dari produsen konsol menjadi pengembang game.
Apa kata orang: “Dia benar-benar sosok hebat yang membentuk sejarah game Jepang dan memikat penggemar Sega di seluruh dunia,” tulis situs game Jepang Beep21.
Pax insght
Kepergian Hideki Sato menandai hilangnya dua pilar besar sejarah Sega dalam waktu singkat, setelah pendiri Sega, David Rosen, wafat pada Desember lalu. Warisan teknologi dan kreativitas Sato tetap hidup dalam setiap kenangan gamer tentang logo biru Sega dan konsol-konsol yang pernah mengubah wajah industri hiburan.



