Hibura
Rabu, 1 April 2026 08:03 WIB

Setelah gagal dengan EA, Disney kini ingin beli Epic Games

Disney dikabarkan incar Epic Games yang kini tengah dalam banyak masalah setelah sebeulmnya gagal mengakuisisi EA.
Ilustrasi: Pinterest

Setelah sebelumnya dirumorkan membidik EA, Disney kini dilaporkan tengah mengincar kreator Fortnite, Epic Games, untuk diakuisisi. Rumor ini berembus kencang di tengah kondisi internal Epic yang sedang bergejolak akibat efisiensi massal.

Mencoba mencari keuntungan besar

Kondisi Epic Games belakangan ini, mulai dari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 karyawan, kenaikan harga V-Bucks, hingga manuver pemotongan biaya operasional sebesar USD200 juta tau sekitar Rp3,1 triliun, membuat perusahaan ini dipandang sedang berada di posisi yang rentan dan sangat "matang" untuk diakuisisi oleh raksasa hiburan sekelas Disney yang ingin mencari keuntungan besar dari mengakuisisi perusahaan yang tengah dalam kesulitan.

Apa saja yang telah diketahui terkait rencana akuisisi ini?

Dukungan Penuh Eksekutif Disney

Menurut laporan dari beberapa sumber, ada faksi eksekutif senior di Disney yang sangat menantikan momen akuisisi ini. Salah satunya adalah CEO baru Disney, Josh D’Amaro, yang diklaim "500% mendukung" hubungan yang lebih dalam dengan Epic. Hubungan ini sudah memiliki fondasi kuat, terbukti dari suntikan investasi Disney senilai USD1.5 miliar atau sekitar Rp23,25 triliun ke Epic Games dan integrasi taman hiburan Disney di dalam semesta Fortnite.

Kecocokan Ekosistem Alami

Kedua belah pihak dinilai memiliki kecocokan yang sangat natural. Potensi peleburan kekayaan intelektual (IP) sangat masif, mulai dari menghadirkan wahana fisik Fortnite di taman bermain Disney hingga mengintegrasikan lebih banyak dunia Disney ke dalam metaverse Epic.

Kendala Utama: Restu Tim Sweeney

Meskipun Disney mungkin memiliki modal dan momentum yang tepat, Epic Games masih berstatus sebagai perusahaan privat. Kendali utama dan hak suara mayoritas masih dipegang erat oleh pendirinya, Tim Sweeney. Kesepakatan akuisisi sebesar apa pun tidak akan terjadi tanpa persetujuan mutlak darinya untuk menyerahkan takhta perusahaan.

Pax insight

Disney tampaknya sedang bersabar menunggu celah negosiasi yang tepat. Namun, skenario pengambilalihan raksasa gaming ini pada akhirnya murni bergantung pada apakah Tim Sweeney bersedia melepaskan independensi perusahaannya demi stabilitas finansial di bawah payung Disney.