Mengingat konsol Xbox dan PlayStation generasi saat ini telah berusia lebih dari lima tahun, desas-desus mengenai perangkat keras generasi berikutnya mulai memanas. Berdasarkan komentar dari Presiden Xbox, Sarah Bond, dan Phil Spencer, serta laporan terbaru dari Windows Central, gambaran tentang konsol Microsoft selanjutnya mulai terbentuk.
Yang paling menarik adalah, kabar terbaru mengungkapkan bahwa konsol baru ini diprediksi akan menjadi gabungan pengalaman terbaik antara gaming PC dan konsol. Jadi, gamer tidak lagi harus memilih antara kebebasan PC dengan kemudahan penggunaan konsol.
Laporan ini mengacu pada isyarat dari eksekutif Microsoft dan sumber internal, meskipun belum ada detail yang final. Phil Spencer dan Sarah Bond telah menyinggung handheld ROG Xbox Ally dan Xbox Ally X sebagai petunjuk arah pengembangan hardware Microsoft berikutnya. Fokusnya adalah memperkuat Xbox Play Anywhere, di mana semua game Xbox dapat dimainkan di aplikasi Xbox PC, dan sebaliknya.
Full-Screen Experience untuk Semua Library
Menurut laporan Windows Central (29/10), isyarat tersebut menyiratkan bahwa konsol Xbox generasi berikutnya akan menyediakan pengalaman konsol penuh dengan UI yang friendly dan kemampuan memainkan game konsol secara native. Namun, fondasi dasarnya adalah "PC gaming Windows yang terkurasi."
Secara praktis, ini berarti pengguna akan dapat mengakses library game mereka dari berbagai platform PC, termasuk Steam, Epic Games Store, GOG, dan Battle.net, sama seperti yang dapat dilakukan di PC. Antarmuka utama konsol ini adalah Xbox Full-Screen Experience yang saat ini sudah berjalan pada handheld ROG Xbox Ally X dan ROG Ally. Selain semua library PC tersebut, kamu juga tetap bisa memainkan seluruh game yang tersedia di Xbox Series X/S, termasuk judul Xbox orisinal, game Xbox 360, dan katalog lengkap backward compatible.
Menghapus Paywall Multiplayer Online
Bagian lain yang menjadikan perangkat ini sebagai "perpaduan terbaik" antara konsol dan PC adalah rencana penghapusan biaya langganan (paywall) untuk bermain online multiplayer. Sejak era PlayStation 3 dan Xbox 360, pemain konsol diwajibkan membayar langganan untuk mengakses multiplayer daring, sesuatu yang tidak berlaku bagi pemain PC.
Menurut laporan ini, paywall tersebut akan dihilangkan pada konsol generasi berikutnya. Langkah ini diambil untuk lebih menyelaraskan diri dengan pengalaman gaming PC yang diusung oleh perangkat baru ini. Tentu saja, perubahan ini juga akan diikuti oleh penyesuaian pada struktur layanan Game Pass Microsoft, meskipun detail mengenai layanan tersebut kemungkinan baru akan jelas menjelang peluncuran resmi hardware generasi berikutnya. Jika Microsoft berhasil mengeksekusi semua rencana ini, ini akan menjadi proposisi yang sangat menarik.



