Hibura
Senin, 1 September 2025 07:53 WIB

TikTok tambah voice note dan media di chat DM

TikTok mengambil langkah lebih jauh untuk menjadi lebih dari sekadar platform scrolling video pendek tanpa henti.
TikTok

TikTok mengambil langkah lebih jauh untuk menjadi lebih dari sekadar platform scrolling video pendek tanpa henti. Aplikasi media sosial ini mengatakan kepada TechCrunch bahwa penggunanya akan segera dapat mengirim voice notes, gambar, dan video dalam direct message atau group chat. Menurut juru bicara TikTok, fitur-fitur ini akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.

Seiring popularitas voice messaging yang meningkat, TikTok merangkul tren ini tetapi membatasi panjang voice notes hingga satu menit. Untuk gambar dan video, pengguna dapat mengirim hingga sembilan item yang diambil dari kamera atau library ponsel dalam DM atau group chat.

Laporan TechCrunch menambahkan bahwa masih ada guardrails dengan fitur chat baru ini, termasuk tidak dapat mengirim gambar atau video sebagai pesan pertama ke pengguna lain. Pembatasan baru ini menambah aturan TikTok saat ini yang hanya mengizinkan pengguna terdaftar berusia minimal 16 tahun untuk menggunakan fitur messaging.

TikTok juga memberikan pengguna yang berusia lebih dari 18 tahun kemampuan untuk memilih on/off fitur tersebut yang secara otomatis mendeteksi dan memblokir gambar yang tidak pantas dalam chat untuk pengguna berusia 16-18 tahun.

Aplikasi messaging lain seperti Messenger dan Snapchat sudah memungkinkan pengguna mereka mengirim voice notes atau media, namun TikTok perlahan mengejar kompetisi. Tahun lalu, TikTok menambahkan group chat yang memungkinkan hingga 32 orang.

Belum lama ini, TikTok mengambil ide dari X dan Meta dengan menambahkan fitur Footnotes pada April, yang bekerja mirip dengan Community Notes.

Langkah ini menunjukkan evolusi TikTok dari platform video pendek menjadi ekosistem komunikasi yang lebih komprehensif. Dengan menambahkan fitur messaging yang lebih kaya, TikTok berpotensi meningkatkan engagement pengguna dan waktu yang dihabiskan di platform.

Fitur baru ini juga memosisikan TikTok untuk bersaing lebih langsung dengan aplikasi messaging tradisional, sambil mempertahankan fokus utama pada konten video pendek yang menjadi ciri khasnya. Dengan menerapkan level keamanan yang ketat, TikTok berusaha menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan pengguna muda.