Hibura
Senin, 15 Desember 2025 12:22 WIB

Star Wars: Fate of the Old Republic rilis sebelum 2030

Star Wars: Fate of the Old Republic, RPG baru dari kreator KOTOR dan Mass Effect, dikonfirmasi akan rilis sebelum 2030.

Pengumuman Star Wars: Fate of the Old Republic menjadi salah satu kejutan terbesar di ajang The Game Awards 2025 lalu. Banyak penggemar awalnya mengira proyek ini adalah kelanjutan dari remake Knights of the Old Republic (KOTOR), namun yang diperkenalkan justru sebuah game baru dengan visi segar.

Casey Hudson, karakter terkenal di balik KOTOR dan trilogi Mass Effect, bertanggung jawab langsung atas proyek ini. Hudson sekarang bertanggung jawab atas studio baru yang disebut Arcanaut Studios, yang berbasis di Edmonton, Kanada.

Menariknya, studio ini terbilang sangat muda karena baru resmi berdiri pada Juli 2025. Sebelumnya, Hudson menutup studio lamanya, Humanoid Origin, pada akhir 2024 akibat kendala pendanaan.

Fans khawatir atas lamanya pengembangan game ini karena fakta ini. Khawatiran tersebut meningkat setelah Jason Schreier, jurnalis Bloomberg, menyatakan bahwa rilis pada tahun 2030 saja terlihat terlalu optimis.

Namun, Casey Hudson langsung meluruskan spekulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Star Wars: Fate of the Old Republic akan meluncur sebelum tahun 2030, sehingga rumor soal penundaan ekstrem tidak perlu dipercaya, seperti dilansir dari laman Wccftech (15/12).

Dari sisi konsep, game ini disebut sebagai spiritual successor KOTOR, bukan sekuel langsung. Arcanaut dan Lucasfilm menegaskan bahwa game ini akan berfokus pada narrative-driven action RPG, yang biasanya menawarkan pengalaman cerita padat tanpa dunia terbuka super luas.

Melihat skala proyek yang lebih terkontrol, bukan tidak mungkin game ini rilis sekitar 2028 atau 2029. Pendekatan ini memungkinkan pengembangan yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas cerita ala Hudson.

Pax Insight 
Star Wars: Fate of the Old Republic ini adalah harapan besar bagi fans RPG karena dipimpin oleh kreator Mass Effect. Meskipun studio Arcanaut masih muda, konfirmasi rilis sebelum 2030 memberikan optimisme setelah banyak proyek Star Wars lain yang ditunda. Semoga saja fokus pada narrative-driven RPG bisa menjamin kualitas cerita yang dalam dan memorable seperti KOTOR orisinal.