Hibura
Senin, 6 Juli 2026 10:09 WIB

Sony masih akan produksi gim fisik hinga 2028 untuk gim lawas

Sony dikabarkan akan tetap produksi gim fisik hingga 2028 untuk gim-gim yang yang sudah dirilis saat ini.

Keputusan Sony Interactive Entertainment untuk menyuntik mati format piringan cakram fisik pada awal tahun 2028 memang memicu respons negatif yang masif dari komunitas global. Namun, di tengah gelombang protes tersebut, muncul sebuah kabar baik yang sedikit melegakan bagi para pengembang dan penerbit gim.

Berdasarkan laporan investigasi dari media Game File, Sony diam-diam telah mengirimkan pesan internal khusus yang menegaskan bahwa para mitra bisnis mereka masih tetap diizinkan untuk melakukan pemesanan cetak ulang untuk katalog gim fisik PlayStation yang sudah beredar di pasar.

Tetap akan disuntik mati meski masa tenggang diperpanjang

Kebijakan kompromi ini menjadi penyelamat penting bagi sirkulasi pendapatan jangka panjang para studio gim. Jika Sony memutus total segala bentuk produksi cakram, para pengembang akan kehilangan potensi keuntungan dari penjualan gim populer mereka yang masih dicari dalam bentuk fisik oleh konsumen retail.

Meskipun jalur perakitan utama pabrik Sony di Salzburg, Austria, sudah mulai dialihkan fungsinya untuk memproduksi komponen mikrolensa optik lewat investasi ratusan miliar rupiah, Sony memastikan ekosistem logistik mereka tidak akan langsung menelantarkan produk-produk lama yang rilis sebelum masa tenggat, yakni gim-gim yang telah dirilis sebelum 2028.

Apa saja detailnya?

Batasan Cetak Ulang dan Perubahan Sistem Logistik Pabrikan

Pesan internal yang disebarkan oleh Sony memberikan kepastian hukum yang lebih spesifik mengenai masa transisi menuju era digital penuh:

  • Garansi untuk Katalog Gim Lama: Dokumen tertulis tersebut mengonfirmasi bahwa keputusan penghentian cakram fisik sama sekali tidak akan berdampak pada judul gim yang sudah resmi meluncur ke pasar, ataupun gim baru yang dijadwalkan rilis dalam format cakram sebelum batas waktu Januari 2028. Pihak penerbit dijamin tetap bisa menambah stok kaset ke toko retail selama gim tersebut memenuhi kriteria tanggal rilis awal.
  • Perubahan Mekanisme Order: Sony menyatakan bahwa proses regulasi pemesanan pencetakan piringan cakram ke depannya akan mengalami perubahan mekanisme operasional. Kendati demikian, pihak manajemen Sony masih memilih menutup rapat informasi dan belum menjabarkan rincian teknis mengenai bagaimana sistem baru tersebut akan dijalankan oleh para mitra penerbit mereka.

Opsi Alternatif Menggunakan Kode Digital di Toko Retail

  • Format Kotak Fisik Tanpa Kaset: Guna meredam kekhawatiran mengenai monopoli penuh toko digital PlayStation Store, Sony menyodorkan sebuah solusi alternatif baru bagi jaringan toko retail tradisional. Sony membuka kesempatan bagi para penerbit untuk tetap merilis gim baru mereka di gerai retail dengan memanfaatkan kemasan kotak fisik yang di dalamnya berisi struk lembaran kode unduhan digital (digital codes).
  • Solusi Penyelamat Toko Retail: Strategi penjualan berbasis kode unduhan di dalam kotak ini diharapkan bisa menjadi jembatan penyelamat bagi kelangsungan hidup toko-toko retail independen agar tidak langsung gulung tikar akibat hilangnya komoditas kaset fisik di paruh kedua tahun 2028 nanti.

Pax insight

Kebijakan kompromi yang disiapkan Sony di pertengahan tahun 2026 ini memperlihatkan upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan hubungan bisnis dengan para penerbit besar di tengah transisi digital yang agresif. Lewat modal jaminan cetak ulang katalog lama serta opsi distribusi kode digital di toko retail, Sony berusaha melunakkan dampak hantaman ekonomi dari keputusan spreadsheet mereka.

Meskipun langkah ini sedikit meredakan kepanikan di sisi pengembang, hilangnya format kaset asli untuk gim-gim masa depan di konsol PlayStation 6 tetap diproyeksikan akan membawa perubahan radikal yang permanen terhadap hak kepemilikan barang digital oleh konsumen di seluruh dunia.