Instagram resmi menembus angka 3 miliar pengguna aktif bulanan, naik dari 2 miliar pada 2022, sebagaimana diumumkan Mark Zuckerberg di Threads. Pencapaian ini menegaskan dominasi platform berbagi foto dan video milik Meta di tengah persaingan ketat dengan TikTok.
Untuk merespons perubahan selera pengguna, Meta berencana memprioritaskan Reels dengan desain ulang navigation bar yang menonjolkan fitur pesan pribadi dan Reels. Uji coba di Korea Selatan dan India akan mengizinkan pengguna menjadikan Reels sebagai feed default, mirip tampilan pada aplikasi iPad yang sudah lebih dulu menerapkan feed video pendek sebagai tampilan utama.
Adam Mosseri, eksekutif Instagram, menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena perubahan pola konsumsi konten: pengguna kini lebih suka menonton video singkat daripada scroll foto statis. Dengan menempatkan Reels di garis depan, Instagram berharap meningkatkan engagement sekaligus memudahkan kreator menjangkau audiens lebih luas.
Meta jarang mengumumkan jumlah pengguna per bulan untuk semua layanannya, namun Facebook mencatat 2 miliar pengguna harian pada 2023, sementara WhatsApp mencatat 2 miliar pengguna bulanan sejak 2020. Kuartal lalu, ketiga platform: Facebook, WhatsApp, dan Messenger; mencapai 3,48 miliar pengguna harian aktif secara gabungan.
Angka 3 miliar pengguna Instagram sejalan dengan strategi Meta yang menekankan sinergi antarlayanan. Dengan basis pengguna massif, Instagram menjadi ujung tombak Meta dalam menghadapi pertumbuhan platform lain, termasuk TikTok yang kini tengah dalam negosiasi kepemilikan AS.
Meskipun melejit, Instagram menghadapi tantangan untuk mempertahankan daya tarik generasi muda. Upaya memperkuat Reels dan pesan pribadi diharapkan membuat platform semakin interaktif dan terpadu, mengurangi ketergantungan pada feed foto konvensional. Meta juga berfokus pada inovasi AI untuk menyajikan rekomendasi konten yang lebih relevan bagi setiap pengguna.



