X resmi merilis XChat, sebuah aplikasi mandiri khusus untuk chatting, seperti yang sudah dirumorkan sejak beberapa waktu lalu. Saat ini, aplikasi tersebut baru tersedia untuk platform iOS.
Langkah ini menandai dimulainya pemisahan fungsi komunikasi pribadi dari aplikasi utama X, sebuah pergeseran strategi yang sempat diisyaratkan sejak tahun lalu.
Apa yang menarik?
XChat disebut hadir dengan pengalaman berkirim pesan yang lebih fokus dan privat. Dengan dukungan enkripsi end-to-end, X mencoba menawarkan aplikasi ini agar bisa bersaing dengan aplikasi pesan instan besar lainnya, seperti WhatsApp atau Telegram.
Untuk itu, selain kemampuan berkirim pesan teks, pengguna juga dimungkinkan melakukan panggilan suara atau video menggunakan aplikasi ini.
Aplikasi ini juga digadang-gadang sebagai solusi bagi grup komunitas yang fiturnya akan segera dihapus dari aplikasi utama. Jadi, mereka bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk tetap bisa berkomunikasi.
Fitur Aplikasi XChat
- Fitur Modern: XChat menyertakan kemampuan untuk mengedit dan menghapus pesan, memblokir tangkapan layar (screenshots), serta mengirim pesan yang bisa menghilang otomatis (disappearing messages).
- Keamanan terenkripsi: X mengeklaim semua pesan dalam XChat terlindungi enkripsi end-to-end, meningkatkan standar privasi bagi penggunanya.
- Rumah baru Komunitas: Seiring dengan rencana pemensiunan fitur Communities pada akhir Mei 2026, XChat akan menjadi wadah baru untuk grup besar dengan kapasitas hingga 350 peserta.
- Pergeseran visi: Pemisahan ini tampaknya sedikit berlawanan dengan visi awal Elon Musk yang ingin menjadikan X sebagai aplikasi super. Namun, hal ini mencerminkan prioritas baru X yang lebih fokus pada pengembangan kecerdasan buatan.
Pax insight
Meski XChat sudah meluncur sebagai aplikasi mandiri, fitur pesan masih tersedia di aplikasi utama X dan versi web untuk sekarang.
Kendati demikian, pengguna disarankan mulai memindahkan grup komunitas mereka ke XChat sebelum tenggat waktu penghapusan fitur Communities di akhir Mei 2026.



