Setelah lima tahun berjuang melawan kebijakan pembelian dalam aplikasi Apple, Epic Games akhirnya berhasil membawa kembali Fortnite dan Epic Games Store ke perangkat iOS di Australia, sebagaimana dilansir dari Engadget. Pengadilan Australia memutuskan bahwa Apple dan Google telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan dalam distribusi aplikasi dan sistem pembayaran dalam aplikasi untuk membatasi persaingan.
Keputusan ini diumumkan Epic melalui unggahan di X, “Pengadilan Australia baru saja menemukan bahwa Apple dan Google menyalahgunakan kontrol mereka atas distribusi aplikasi dan pembayaran in-app untuk membatasi persaingan. Ada lebih dari 2.000 halaman temuan yang perlu kami telaah lebih lanjut. Ini adalah kemenangan bagi pengembang dan konsumen di Australia!”.
Perang Epic melawan Apple bermula ketika perusahaan asal Amerika itu memutuskan melewati sistem pembayaran in-app milik Apple, dengan menggunakan mekanisme pembayaran buatan sendiri. Langkah ini membuat Apple kehilangan potongan komisi 30 persen atas setiap transaksi. Sebagai respons, Apple langsung membanned akun Epic di App Store, memicu serangkaian gugatan hukum panjang di berbagai yurisdiksi.
Pada April lalu, pengadilan AS memutuskan bahwa Apple tidak lagi diperbolehkan memungut komisi untuk pembelian yang tidak menggunakan sistem App Store. Keputusan tersebut memungkinkan Epic Games dan Fortnite kembali ke App Store AS pada Mei 2025. Namun, kembalinya Fortnite di AS hanya mencakup platform pembayaran Epic, sementara di Australia, kemenangan baru saja diraih untuk pasar lokal.
Putusan pengadilan Australia menyoroti bahwa kebijakan eksklusif Apple, yang tidak mengizinkan metode pembayaran alternatif di aplikasi pihak ketiga, telah menghambat inovasi dan merugikan konsumen. Selain itu, hakim menilai bahwa dominasi distribusi aplikasi melalui App Store secara de facto menciptakan barrier to entry bagi pengembang lain.
Meski belum ada jadwal pasti kapan Fortnite dan Epic Games Store akan kembali online di iOS Australia, keputusan pengadilan diharapkan memaksa Apple untuk menyesuaikan kebijakan agar sesuai dengan peraturan kompetisi lokal. Jika Apple benar-benar membuka opsi pembayaran alternatif, konsumen di Australia bisa menikmati harga lebih kompetitif dan berbagai metode transaksi di dalam game.
Kemenangan Epic di Australia melengkapi rangkaian keberhasilan hukum global yang juga menguntungkan pengembang dan pengguna. Epic Games kini menantikan penerapan efektif putusan ini oleh Apple dan Google. Sementara itu, industri mobile gaming diprediksi akan mengalami perubahan signifikan dalam model distribusi dan monetisasi game ke depannya, dengan menempatkan kepentingan konsumen dan persaingan sehat sebagai prioritas.
The Epic Games Store and Fortnite will come to iOS in Australia! An Australian court just found that Apple and Google abuse their control over app distribution and in-app payments to limit competition. There are 2,000+ pages of findings that we’ll need to dig into to fully…
— Epic Games Newsroom (@EpicNewsroom) August 12, 2025



