The Walt Disney Company menutup tahun 2025 dengan pencapaian gemilang, resmi menjadi studio Hollywood nomor satu di Asia Tenggara. Keberhasilan ini diperkuat oleh deretan film besar seperti Captain America: Brave New World, Thunderbolts, dan The Fantastic Four: First Steps.
Namun sorotan utama datang dari perilisan Avatar: Fire and Ash, yang mencatat pembukaan spektakuler di Indonesia dengan pendapatan box office sebesar US$5,6 juta, menjadikannya film Hollywood dengan pembukaan terbesar sepanjang tahun di tanah air.
Rachel Fong, Executive Director and Studio General Manager Disney Southeast Asia, menegaskan bahwa posisi Disney sebagai pemimpin box office adalah bukti kuat relevansi cerita-cerita mereka. Dari pesan komunitas dalam Zootopia 2 hingga pentingnya keluarga dalam Lilo & Stitch, Disney terus menghadirkan kisah universal yang menyentuh hati penonton.
Lebih dari sekadar film, Disney juga menghadirkan pengalaman imersif di luar layar, termasuk instalasi bertema Avatar: Fire and Ash di Senayan City Mall Jakarta. Dengan gunung berapi multisensori hasil kolaborasi bersama IMAGISPACE, ribuan pengunjung merasakan langsung atmosfer Pandora, menciptakan antusiasme tinggi di media sosial.
Tak hanya di Jakarta, kampanye visual spektakuler juga hadir di tujuh kota besar, termasuk takeover LED 360 derajat di Bundaran HI saat Car Free Day. Gala Premiere yang dihadiri lebih dari 800 tamu, mulai dari selebriti hingga kreator konten, semakin memperkuat gaung film ini.
Penayangan di 16 kota Indonesia pun menjadi perayaan besar bagi penggemar Avatar. Rekor ini melanjutkan tradisi kesuksesan waralaba Avatar, setelah dua film sebelumnya mendominasi box office di berbagai negara Asia Tenggara dan mencatat prestasi luar biasa di layar IMAX.
Sebagai film ketiga dari saga Avatar, Fire and Ash membawa penonton kembali ke Pandora bersama Jake Sully, Neytiri, dan keluarga mereka dalam petualangan baru yang penuh emosi dan visual menakjubkan. Dengan arahan James Cameron dan deretan bintang papan atas, film ini tayang eksklusif di bioskop seluruh dunia mulai 19 Desember 2025.
Pax Insight
Kesuksesan Avatar: Fire and Ash menegaskan dominasi Disney di Asia Tenggara sekaligus memperlihatkan kekuatan storytelling yang mampu melampaui layar. Dengan strategi kampanye kreatif dan pengalaman imersif, Disney bukan hanya menghadirkan film, tetapi juga membangun dunia yang hidup di hati para penggemar.



