Gawai
Rabu, 4 Maret 2026 09:01 WIB

Vivo X300 Ultra siap tantang kamera pro

Di MWC 2026, Vivo bidik pasar premium global lewat X300 Ultra dengan sensor 200MP dan ekosistem kamera pro.
engadget

Di ajang Mobile World Congress 2026, Vivo menegaskan ambisi globalnya lewat peluncuran Vivo X300 Ultra. Selama ini dikenal minim eksistensi di luar Tiongkok, Vivo kini mulai lebih percaya diri membidik pasar premium internasional.

Kenapa ini menarik?
Vivo tidak lagi sekadar menjual kamera HP bagus, tetapi mencoba membangun ekosistem fotografi dan videografi semi-profesional di sekitar smartphone. Ini bukan cuma soal megapiksel, tapi positioning yang jelas ke segmen kreator serius.

Ekosistem utama & artinya 
Ada beberapa hal yang jadi sorotan utama pada Vivo X300 Ultra ini, antara lain:

  • Sensor telefoto 200MP dengan ukuran besar (1/1.4 inci) dan dukungan hingga 30x zoom (sekitar 800mm).
  • Vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra (400mm) dengan klaim stabilisasi setara gimbal dan motion-tracking focus.
  • Perekaman 4K 120fps Dolby Vision HDR, plus dukungan format Log untuk fleksibilitas color grading.
  • Standar ACES (Academy Color Encoding System) untuk integrasi langsung ke workflow profesional seperti DaVinci Resolve atau Final Cut Pro.
  • Pro-grade camera cage dari SmallRig lengkap dengan cold shoe mount, tombol fisik shutter & zoom, hingga kipas pendingin piezo multi-level.

Menariknya, mount kamera X300 Ultra tetap kompatibel dengan ekosistem sebelumnya seperti X200 Pro, sehingga extender generasi pertama masih bisa digunakan. Ini memberi kesan bahwa Vivo benar-benar memikirkan keberlanjutan aksesori, bukan gimmick satu generasi saja.

Vivo juga memastikan X300 Ultra akan menjadi seri pertama yang dipasarkan lebih luas secara internasional, termasuk Eropa. Sebagai gambaran, X300 Pro sebelumnya dibanderol sekitar €1.400.

Pax Insight 
Langkah Vivo ini terasa seperti upaya serius menantang batas antara smartphone dan kamera dedicated. Namun pertanyaan besarnya tetap sama: apakah kreator profesional akan benar-benar mengganti mirrorless mereka dengan smartphone berharga premium? X300 Ultra mungkin tidak akan sepenuhnya menggantikan kamera profesional, tetapi berpotensi menjadi alat kedua yang sangat mumpuni.