Penggunaan smartphone lambat laun bakal membuat baterai akan aus. Makin lama ponsel dipakai, baterainya pun berkurang. Tapi ada cara agar baterai bisa lebih awet dan tahan lama.
Mengapa ini penting?
- Mempertahankan performa smartphone tetap maksimal: kalau baterainya tidak drop, kinerja perangkat bakal tetap maksimal.
- Efisiensi biaya: kamu tidak perlu ganti perangkat atau ganti baterai smartphone yang berarti menghemat pengeluaran.
- Keamanan penggunaan: baterai yang tidak dirawat dengan baik bisa meningkatkan risiko, misalnya menggelembung karena terlalu panas.
- Kenyamanan: smartphone yang baterainya drop tentu membuat pengguna tak nyaman karena harus sering mengisi daya.
- Dampak lingkungan: baterai mengandung bahan kimia yang sulit didaur ulang. Dengan menjaga baterai awet, semakin sedikit limbah elektronik yang tercipta.
Tips jaga baterai tetap hemat
- Gunakan aksesoris orisinal: Selalu gunakan kepala charger dan kabel resmi atau yang direkomendasikan pabrikan untuk menjamin stabilitas tegangan.
- Hindari pengisian daya semalaman: Meskipun ponsel modern memiliki pemutus arus, kebiasaan mengisi daya saat tidur berisiko memicu overheating.
- Jaga suhu ideal: Gunakan ponsel di suhu 0-35°C. Jangan tinggalkan perangkat di dalam mobil yang panas atau terpapar matahari langsung.
- Atur kebiasaan pengisian: Jangan tunggu sampai 0%. Lakukan pengisian saat baterai menyentuh angka 20%. Untuk penggunaan pertama kali, isi daya hingga penuh sebelum digunakan.
- Batasi aktivitas saat charging: Hindari bermain game atau aplikasi berat saat sedang diisi daya untuk mencegah suhu melonjak drastis.
- Manajemen fitur: Matikan Bluetooth, GPS, dan aplikasi di background yang tidak diperlukan untuk mengurangi beban kerja baterai.
Aktifkan fitur perlindungan
Produsen smartphone masa kini telah menyematkan fitur cerdas untuk memperpanjang umur baterai. Pastikan fitur ini aktif di perangkat Anda:
- iPhone: Optimized battery charging
- Samsung: Battery protection
- Oppo/Xiaomi/Redmi: Optimized charging
- Vivo/iQOO: Battery Protection
Tips penyimpanan jangka panjang
Jika perangkat tak digunakan dalam jangka panjang, lakukan beberapa hal ini:
- Isi daya hingga sekitar 50-70%. Jangan simpan perangkat dalam kondisi baterai 0 atau 100%.
- Simpan perangkat dalam keadaan nonaktif
- Isi ulang baterai setiap tiga hingga enam bulan sekali
- Simpan di tempat yang sejuk, tidak lembab.
Tanda-tanda penurunan baterai
Perangkat sering mati tiba-tiba meski indikator baterai masih ada.
Baterai adalah barang habis pakai, artinya secara alami baterai akan aus seiring bertambahnya usia pemakaian.
Pax Insight
Perawatan baterai merupakan investasi untuk memperpanjang usia pemakaian smartphone atau gadget lainnya. Pada sisi lain, merawat baterai dengan baik bisa mengurangi limbah elektronik sekaligus mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.



