Gawai
Senin, 11 Agustus 2025 17:48 WIB

Sony Jaga Harga PS5 AS Tetap Stabil Meski Tarif Naik

Sony alihkan produksi PS5 keluar China untuk AS, harga diperkirakan stabil meski global naik, siap fleksibel hadapi pasaran.

Harga PlayStation 5 di Amerika Serikat diperkirakan akan tetap stabil untuk waktu dekat berkat upaya Sony dalam mengurangi dampak tarif impor. Dalam laporan keuangan kuartal pertama 2026, CFO Sony, Lin Tao, mengungkapkan bahwa perusahaan sudah melakukan diversifikasi rantai pasok dengan memindahkan produksi PS5 yang akan dijual di AS ke luar China. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan pengaruh tarif impor.

Sementara untuk periferal, proses pemindahan produksi masih berlangsung dan diharapkan selesai pada paruh pertama tahun fiskal ini. Mengenai strategi penetapan harga konsol, Lin Tao menyebutkan bahwa keputusan akan mempertimbangkan berbagai faktor seperti keuntungan tahunan, nilai seumur hidup produk, volume penjualan, penjualan konten, serta reaksi konsumen terhadap harga. Oleh karena itu, strategi harga Sony masih bersifat fleksibel sesuai kondisi pasar.

Situasi ekonomi global yang tidak menentu membuat produsen konsol sulit menjaga harga tetap rendah. Pada awal 2025, Sony sudah menaikkan harga PS5 di Eropa, Inggris, dan Australia. Namun, pasar AS sampai saat ini belum mengalami kenaikan harga. Sebaliknya, Nintendo harus menaikkan harga semua model Nintendo Switch generasi sebelumnya di AS dengan kenaikan antara USD30 hingga USD50, seperti dilansir dari laman Wccftech (11/8).

Ke depan, ketidakpastian ekonomi diprediksi akan mempengaruhi perkembangan generasi konsol berikutnya. Bocoran menunjukkan bahwa Sony tengah merancang PlayStation 6 dengan kemampuan 4K dan 120 FPS sekaligus menjaga biaya produksi agar tetap rendah. Seorang mantan pegawai AMD menyebutkan bahwa harga PS6 di bawah US$900 akan sangat menarik bagi konsumen karena menggabungkan performa tinggi dan harga yang terjangkau.