Gawai
Rabu, 4 Maret 2026 08:03 WIB

Motorola Razr Fold debut tantang foldable premium

Di MWC 2026, Razr Fold hadir dengan layar 6.200 nits dan baterai 6.000mAh, siap tantang dominasi Samsung.
motorola

Di ajang Mobile World Congress 2026, Motorola akhirnya memamerkan penuh Razr Fold, model book-style pertamanya. Dengan layar super terang, baterai besar, lima kamera, dan dukungan stylus, perangkat ini langsung menempatkan diri di segmen paling atas.

Kenapa ini penting?
Razr Fold tidak datang sebagai alternatif murah, melainkan langsung menantang standar yang sudah ditetapkan pasar. Layar 6.200 nits dan baterai 6.000mAh menyasar dua keluhan terbesar pengguna foldable yaitu visibilitas luar ruangan dan daya tahan. Motorola berpotensi mengubah ekspektasi konsumen terhadap foldable premium bahwa perangkat lipat tidak lagi harus kompromi di baterai atau layar. Artinya, kompetisi bisa semakin sehat dan inovasi makin cepat.

Spesifikasi kunci & artinya 
Terdapat dua area besar yang benar-benar menunjukkan ambisi Motorola di Razr Fold, yakni pengalaman visual & daya tahan, serta kamera dan performa. Berikut ini detailnya:

Pengalaman visual & daya tahan

  • Layar utama 8,1 inci dengan kecerahan hingga 6.200 nits
  • Layar eksternal 6.000 nits
  • Sebagai pembanding, Pixel 10 Fold Pro berada di kisaran 3.000 nits
  • Baterainya 6.000mAh (besar untuk kelas foldable)
  • Ketebalan tetap ramping: 4,6mm terbuka dan 9,9mm tertutup
  • Sebagai pembanding, Samsung Galaxy Z Fold6 memang lebih tipis, tetapi hanya membawa baterai 4.400mAh

Kamera dan performa

  • Total lima kamera
  • Kamera utama 50MP (f/1.6, OIS 3,5 derajat)
  • Ultrawide 50MP
  • Periscope telephoto 50MP (3x optical zoom, hingga 100x SuperZoom berbasis AI)
  • Diklaim meraih skor tertinggi foldable versi DXOMARK
  • Ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 + sistem liquid cooling
  • Dukungan Moto Pen Ultra untuk produktivitas

Pax Insight 
Razr Fold menunjukkan bahwa Motorola tidak lagi bermain aman. Mereka langsung menyerang titik-titik sensitif pasar: layar, baterai, dan kamera. Kalau harga yang ditawarkan kompetitif, perangkat ini berpotensi menjadi penantang serius dominasi Samsung di kelas foldable premium. Namun jika terlalu mahal, konsumen mungkin tetap memilih brand yang sudah lebih dulu mengakar kuat di segmen ini.