Gawai
Rabu, 13 Mei 2026 10:04 WIB

Mengenal Gemini Intelligence, cek fitur dan jadwal rilisnya

Google memperkenalkan Gemini Intelligence di Android Show: I/O Edition yang menghadirkan otomatisasi aplikasi multi-langkah di Android.
Gemini Intelligence

Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence untuk ekosistem Android. Diperkenalkan saat gelaran Android Show: I/O Edition, ini merupakan integrasi kemampuan terbaik Gemini ke perangkat yang menjalankan Android. 

Menurut VP Product Management Google Mindy Brooks, Gemini Intelligence akan membantu pengguna secara lebih proaktif untuk membantu berbagai kebutuhan mereka sehari-hari, sambil tetap menjaga privasi mereka. 

"Fitur Gemini Intelligence akan diluncurkan secara bertahap dimulai dari ponsel Samsung Galaxy dan Google Pixel terbaru pada musim panas tahun ini," tutur Mindy seperti dikutip dari situs resmi Google. 

Setelah meluncur di ponsel flagship, Gemini Intelligence juga akan diperluas kehadirannya ke perangkat wearable, mobil, kacamata pintar, serta laptop hingga di akhir tahun 2026. 

Kenapa ini menarik? 

Gemini Intelligence menandai pergeseran AI dari sekadar chatbot responsif menjadi agen proaktif. Salah satunya lewat kemampuan menjalankan tugas multi-langkah, Gemini kini bisa memahami niat pengguna melalui teks, suara, bahkan gambar di layar. 

Dengan fitur ini, chatbot besutan Google itu nantinya dapat membaca apa yang ada di layar perangkat, lalu melakukan otomatisasi tugas berdasarkan informasi yang ditampilkan. 

Contohnya, pengguna bisa memotret brosur hotel yang menarik perhatian, lalu meminta Gemini mencarikan tur serupa di Expedia untuk grup besar secara otomatis. 

Untuk mengoptimalkan fitur ini, Google telah menyempurnakan kemampuan multi-langkah di Galaxy S26 dan Pixel 10 untuk aplikasi makanan serta rideshare populer. 

Fitur unggulan Gemini Intelligence

  • Multi-step App Automation: Mengotomatiskan tugas di aplikasi populer seperti layanan pesan antar makanan dan transportasi online.
  • Speech-to-Polished-Text: Fitur baru Gboard mengubah ucapan natural yang berantakan (seperti 'ehm' dan 'anu') menjadi teks yang rapi dan profesional, bahkan mendukung peralihan bahasa (code-switching) secara mulus.
  • Smart Browsing di Chrome: Membantu riset, meringkas konten, hingga melakukan reservasi parkir atau janji temu langsung dari browser.
  • Enhanced Autofill: Menggunakan Personal Intelligence untuk mengisi formulir kompleks secara instan dengan data dari aplikasi yang terhubung.
  • Create My Widget: Membangun dasbor kustom, seperti resep diet atau info cuaca spesifik, hanya lewat perintah suara/teks.
  • Focused UI: Antarmuka yang didesain berbasis Material 3 Expressive untuk meminimalkan gangguan, membantu pengguna tetap fokus pada tugas utama.

Pax insight

Dengan Gemini Intelligence, Google menjadikan Android tak lagi sekadar platform aplikasi, melainkan asisten pribadi yang memahami konteks visual dan suara untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. 

Langkah ini harus diakui jadi lompatan besar bagi pengguna smartphone. Sebab, dengan fungsi otomasi ini, Google menawarkan cara baru bagi pengguna dalam memakai perangkatnya.