Apple resmi mengumumkan kehadiran MacBook Neo untuk pasar Indonesia. Ini merupakan kategori laptop terbaru yang ditawarkan Apple dengan harga lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya.
Meski diposisikan sebagai laptop paling terjangkau di lini MacBook, Neo tetap mempertahankan standar premium Apple dengan bodi aluminium kokoh, desain penuh warna, serta dukungan penuh untuk Apple Intelligence.
Apa yang menarik?
MacBook Neo dibekali dengan chip A18 Pro yang menjanjikan performa harian mumpni serta efisiensi daya yang memungkinkan baterai bertahan hingga 16 jam.
Laptop ini juga desain tanpa kipas. Artinya, laptop ini tetap dapat bekerja dengan senyap, bahkan saat menjalankan beban kerja berat.
"Dibuat dari awal agar lebih terjangkau bagi lebih banyak orang, MacBook Neo adalah laptop yang hanya bisa dibuat oleh Apple," tutur Senior Vice President Hardware Engineering Apple John Ternus seperti dikutip dari situs resminya.
MacBook Neo hadir dengan layar Liquid Retina yang menawarkan resolusi tinggi dengan lapisan anti-reflektif. Apple juga menyertakan Magic Keyboard untuk memberikan pengalaman mengetik presisi khas Apple.
Spesifikasi MacBook Neo
- Layar: Liquid Retina 13 inci (2408x1506)
- Chipset: A18 Pro (GPU 5-core, NPU 16-core)
- Baterai: Mampu bertahan hingga 16 jam
- Berat: 1,22 kg
- Kamera: 1080p FaceTime HD
- Konektivitas: Wi-Fi 6E, Bluetooth 6, 2x USB-C
- Warna: pink merona, indigo, perak, dan kuning sitrus
- Sistem Operasi: macOS Tahoe yang sudah mendukung Apple Intelligence
Berapa harga MacBook Neo di Indonesia?
Saat ini, kenal pemesanan pre-order untuk MacBook Neo sudah dibuka di tiga distributor resmi Apple di Indonesia, yakni iBox, Digimap, dan Blibli, dengan ketersediaan mulai 22 Mei 2026. Berikut harga lengkapnya:
- RAM 8GB/ROM 256GB SSD : Rp 10.749.000
- RAM 8GB/ROM 512GB SSSD - Touch ID : Rp 12.999.000
Pax insight
Kehadiran MacBook Neo di Indonesia menunjukkan kalau Apple makin serius hadir di segmen pasar entry level premium dengan harga yang kompetitif. Hal yang juga diperlihatkan lewat kehadiran iPhone 17e.
Untuk itu, dengan menyandang status MacBook paling terjangkau, Neo jelas bisa jadi pilihan bagi pengguna yang ingin mencoba ekosistem macOS tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.



