Gawai
Selasa, 23 Desember 2025 15:03 WIB

Kontribusi Acer di dunia eSport Indonesia sepanjang 2025

Acer melalui Predator Gaming sukses kembangkan ekosistem esports Indonesia lewat teknologi AI dan kompetisi internasional di tahun 2025.

Sepanjang tahun 2025, Acer melalui lini Predator Gaming Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai penggerak utama dalam industri esports tanah air. Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui penjualan perangkat keras, tetapi juga melalui pendekatan menyeluruh yang mencakup penyediaan teknologi mutakhir hingga dukungan terhadap komunitas pengembang gim lokal.

Langkah strategis ini diambil guna membangun ekosistem yang lebih inklusif dan kompetitif, memastikan bahwa seluruh elemen dalam industri gaming nasional memiliki ruang untuk tumbuh dan berinovasi secara berkelanjutan. Leny Ng, selaku President Director Acer Indonesia, menekankan bahwa tahun 2025 merupakan tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat kontribusi terhadap industri kreatif digital.

Menurutnya, fokus utama Predator Gaming adalah membangun fondasi jangka panjang melalui pembinaan talenta dan kreator gim lokal agar mampu bersaing di panggung global. Dengan menyediakan wadah yang relevan, Acer berupaya memastikan bahwa prestasi talenta Indonesia tidak hanya berhenti di level nasional, namun juga diakui secara luas dalam kancah kompetisi internasional yang lebih menantang.

Langkah Menuju Grand Final APAC Predator League 2026

Sebagai bagian dari kampanye masifnya, Predator Gaming Indonesia sukses menggelar rangkaian Road to APAC Predator League 2026 yang menjangkau 13 kota di seluruh Indonesia. Dari kompetisi yang sangat ketat tersebut, terpilih empat tim terbaik yang akan mewakili Indonesia di Grand Final New Delhi, India, dengan total hadiah mencapai Rp6,6 miliar.

Tim-tim elit seperti RRQ, BOOM Esports, Rekonix, dan Veroja akan membawa bendera Indonesia dalam kategori Valorant dan DOTA 2, menunjukkan dominasi talenta lokal di kawasan Asia Pasifik.

Antusiasme komunitas terhadap ajang ini tercatat sangat luar biasa, di mana Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat partisipasi tertinggi di kawasan tersebut. Total terdapat 2.951 peserta yang terdaftar, dengan lonjakan pendaftar tim Valorant yang mencapai 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kredibilitas Predator Gaming di mata dunia juga semakin diperkuat melalui kemitraan strategis sebagai Mitra Resmi Valorant Champions Tour (VCT) Pacific, yang menjadi platform penting bagi talenta lokal untuk mencicipi atmosfer kompetisi kelas dunia.

Dukungan Nyata bagi Kreativitas Pengembang Gim Lokal

Tidak hanya fokus pada pemain, Predator Gaming juga menghadirkan Indonesia Game Showcase sebagai bentuk apresiasi terhadap developer gim dalam negeri. Enam judul gim karya anak bangsa ditampilkan dalam ajang ini, mulai dari Luxman Moonlit Market hingga Broomstick Exorcist, yang menonjolkan perpaduan inovasi gameplay dan nilai budaya lokal.

Selain itu, dukungan terhadap ajang Global Game Jam 2025 di Bandung turut mempertegas komitmen Acer dalam menyediakan perangkat teknologi bagi para kreator untuk berkolaborasi menciptakan gim dalam waktu singkat.

\Di sisi inovasi produk, tahun 2025 menjadi saksi peluncuran jajaran laptop gaming Predator yang semakin tipis namun tetap bertenaga tinggi berkat integrasi kecerdasan buatan (AI). Salah satu terobosan paling signifikan hadir pada lini Predator Triton, yang menjadi laptop gaming pertama di industri dengan penggunaan Graphene Thermal Interface Material.

Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi pembuangan panas hingga 14,5% lebih baik daripada pasta termal konvensional, memberikan performa yang tetap stabil meskipun digunakan untuk beban kerja komputasi yang berat. Seluruh rangkaian laptop Predator terbaru dirancang khusus untuk memenuhi standar kebutuhan gamer kompetitif, streamer, hingga profesional kreatif di Indonesia.

Dengan kombinasi antara perangkat keras yang tangguh dan dukungan ekosistem yang masif, Acer melalui Predator Gaming telah menyiapkan panggung yang ideal bagi pertumbuhan industri digital nasional di tahun-tahun mendatang. Transformasi ini diharapkan dapat terus memicu lahirnya lebih banyak talenta berbakat yang siap mengharumkan nama bangsa melalui inovasi teknologi dan prestasi di dunia esports.