Apple dikabarkan sedang menyiapkan foldable iPhone pertamanya, yang disebut-sebut sebagai perangkat paling berani yang pernah dibuat perusahaan. Ponsel lipat ini diharapkan tiba pada tahun 2026 dan akan memiliki desain yang terinspirasi oleh iPhone Air, dibangun dengan bingkai titanium untuk ketahanan yang ditingkatkan. Perangkat ini akan menjadi iPhone tertipis dan termahal yang pernah ada, sebuah produk yang bertujuan menunjukkan seperti apa masa depan iPhone.
Menurut Mark Gurman, desain foldable iPhone ini disebut-sebut akan menyerupai dua model iPhone Air ultra-tipis yang disatukan, lalu dilipat menjadi perangkat yang terlihat seperti iPhone biasa saat ditutup. Saat dibuka, ia akan mengembang menjadi layar yang lebih besar, mengubahnya menjadi perangkat yang ramping dan elegan.
Gurman mengatakan, perkiraan awal menunjukkan bahwa harganya akan dibanderol setidaknya USD2.000 atau sekitar Rp33,26 juta. Beberapa laporan sebelumnya bahkan mengklaim harga akan berada di antara USD2.100 dan USD2.300, yang setara dengan Rp34,92 juta hingga Rp38,25 juta, menjadikannya iPhone termahal yang pernah dirilis.
Daripada menargetkan adopsi massal, foldable iPhone generasi pertama ini akan berfungsi sebagai pameran desain dan engineering Apple di level tertinggi. Perusahaan akan menguji respons industri dengan model generasi pertama, mirip seperti yang mereka lakukan dengan Vision Pro, lalu membangunnya dari sana.
Gurman juga mengklaim bahwa perusahaan berencana untuk memusatkan produksi foldable iPhone di Tiongkok, di mana Apple sudah memiliki pengalaman paling banyak dalam menangani perangkat kompleks. Meskipun perusahaan berupaya untuk mendiversifikasi rantai pasokannya, produk yang membutuhkan keahlian tertinggi kemungkinan akan tetap berada di tangan mitra yang sudah mapan dengan kemajuan teknologi yang diperlukan.
Jadwal peluncurannya saat ini ditetapkan pada musim gugur 2026, yang berarti akan tiba bersamaan dengan lini iPhone 18. Namun, karena ini adalah produk baru, kita bisa memperkirakan adanya penundaan hingga Oktober atau November, mengingat betapa seriusnya perusahaan dalam hal desain ulang besar atau produk baru. Pada akhirnya, foldable iPhone tidak hanya akan menjadi tambahan lain pada lini produk, melainkan representasi dari upaya Apple untuk mendefinisikan ulang kategori secara keseluruhan dan membuktikan bahwa ponsel lipat bisa lebih dari sekadar kebaruan.



