Gawai
Rabu, 3 Desember 2025 14:22 WIB

Indosat berikan bantuan ke korban banjir Sumatera, pulihkan jaringan komunikasi

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bergerak cepat memulihkan jaringan pasca banjir/longsor di Sumatera. Hingga 3 Desember 2025, 97% wilayah Sumbar dan 92% Sumut pulih. Pemulihan didukung penggunaan genset dan satellite link, serta penyaluran bantuan kemanusiaan di Padang Pariaman dan Langkat.

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengirimkan bantuan ke korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejak awal bencana, fokus utama Indosat adalah meminimalisir gangguan layanan agar masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting di masa darurat. 

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat, menjelaskan bahwa tantangan pemulihan kali ini cukup kompleks. Masalahnya bukan cuma satu, tapi ada pemadaman listrik, akses jalan yang terputus, serta kerusakan jalur fiber akibat banjir dan longsor.

“Di situasi kritis seperti ini, prioritas kami adalah mempercepat pemulihan dengan tetap mengedepankan keselamatan tim. Kami mengoperasikan genset permanen maupun portabel dengan tambahan pasokan BBM untuk mengatasi pemadaman listrik, sekaligus menyediakan satellite link pada hub-hub utama untuk memulihkan transmisi ketika jalur fiber terputus,” ujarnya.

Gotong Royong Lintas Sektor: Dari Komdigi, PLN, Hingga TNI

Desmond menegaskan bahwa semua upaya pemulihan ini tidak berjalan sendiri. Indosat mengimplementasikan semangat gotong royong lintas sektor dengan berkoordinasi erat dengan berbagai pihak. Indosat bekerja sama dengan Komunikasi Digital (Komdigi) yang dipimpin langsung oleh Menteri Meutya Hafid, pemerintah pusat dan daerah, PLN, BPBD, TNI, hingga penyedia infrastruktur. Sinergi masif ini sangat membantu tim Indosat membuka akses, mempercepat mobilitas peralatan, dan mempercepat pemulihan layanan di lokasi yang sulit dijangkau.

Berkat sinergi dan upaya teknis yang all-out, pemulihan jaringan menunjukkan progres yang sangat signifikan per 3 Desember 2025. Angka pemulihan yang dicapai Indosat adalah:

  • Sumatera Barat: Recovery tercepat, dengan lebih dari 97% wilayah beroperasi normal.
  • Sumatera Utara: Layanan pulih di 92% wilayah.
  • Aceh: Meskipun tantangan kompleks, 50% wilayah telah kembali berfungsi secara bertahap.

Angka-angka ini menunjukkan upaya keras Indosat untuk kembali menghubungkan masyarakat secepat mungkin.

Bantuan Kemanusiaan Nggak Ketinggalan: Prioritas Kelompok Rentan

Selain fokus teknis, Indosat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Bantuan disalurkan melalui posko resmi di Padang Pariaman dan Langkat, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan lokal. Bantuan tersebut berupa makanan siap santap, air minum, alas tidur, selimut, perlengkapan kebersihan diri, serta kartu perdana IM3 dan Tri (untuk memastikan komunikasi). Bantuan ini diprioritaskan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu dengan bayi.

Penggunaan satellite link menjadi kunci sukses dalam mengatasi tantangan kerusakan jalur fiber optik akibat longsor dan banjir. Teknologi ini memungkinkan Indosat memulihkan transmisi data dan suara di hub-hub utama tanpa harus menunggu perbaikan fisik jalur fiber yang mungkin memakan waktu lama. Strategi ini menunjukkan Indosat mengadopsi solusi teknologi cepat dan andal dalam situasi darurat.

Indosat menegaskan akan terus memantau kondisi jaringan dan kebutuhan masyarakat di lapangan, siap menyesuaikan dukungan sesuai perkembangan situasi. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Indosat berkomitmen hadir dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong untuk mempercepat pemulihan pasca bencana, menunjukkan bahwa layanan yang andal juga berarti support total di masa-masa sulit.