Gawai
Senin, 17 November 2025 13:29 WIB

Face unlock 3D Android Polar ID siap saingi Face ID Apple

Metalenz dan UMC kembangkan Polar ID, teknologi face unlock baru yang lebih tipis dan aman. Dikabarkan akan hadir di Galaxy S27 Ultra.

Teknologi face unlock di Android bisa segera naik level berkat inovasi baru dari Metalenz. Perusahaan ini bekerja sama dengan UMC untuk memproduksi teknologi pengenal wajah terbaru bernama Polar ID. 

Polar ID menggunakan optics metasurface dan cahaya terpolarisasi, bukan kamera biasa seperti kebanyakan ponsel Android saat ini. Teknologi ini memungkinkan pemindaian wajah yang lebih akurat dengan modul yang jauh lebih tipis. 

Dilansir dari laman Digitaltrends (17/11), Metalenz sudah mendemokan teknologi ini di smartphone berbasis Snapdragon. Hal ini menunjukkan bahwa Polar ID bukan sekadar konsep melainkan siap masuk ke perangkat konsumen. 

Selain itu, ada spekulasi bahwa Samsung dapat menjadi pemain besar pertama yang mengadopsi teknologi ini. Bocoran kode “Polar ID v1.0” disebut-sebut muncul dalam pengembangan awal Galaxy S27 Ultra. 

Teknologi ini dianggap penting karena Polar ID menggunakan chip optik yang sangat tipis untuk memberikan keamanan yang sama atau bahkan lebih baik daripada Apple Face ID, yang membutuhkan banyak sensor. 

Cara kerja Polar ID juga lebih canggih karena menganalisa pantulan cahaya dari kontur wajah secara 3D. Teknologi ini diklaim sangat sulit ditipu dengan foto atau video, dan mampu membuka perangkat dalam waktu sekitar 180 milidetik. 

Hingga tahun 2026, Metalenz dan UMC berharap dapat memulai produksi massal. Diperkirakan bahwa teknologi ini akan pertama kali muncul di smartphone flagship sebelum menyebar ke perangkat lain.  

Pax Insight 

Inovasi seperti Polar ID ini memberikan pengalaman bagi pengguna yang menginginkan keamanan biometrik yang lebih baik tanpa harus membeli perangkat premium tertentu. Jika teknologi ini diadopsi brand besar seperti, Samsung, pengalaman face unlock akan jadi lebih cepat, akurat, dan tidak mudah dibobol. Bahkan, inovasi ini tak hanya mempengaruhi cara kita membuka ponsel, tetapi juga bisa merembes ke ranah pembayaran digital smart access, dan identitas digital.