Gawai
Rabu, 10 Desember 2025 15:41 WIB

Exynos 2600 debut terbatas imbas masalah Yield 2nm

Exynos 2600 diprediksi debut terbatas di Korea Selatan buat Galaxy S26 non-Ultra. Masalah yield 2nm GAA jadi alasan utama.

Samsung lagi-lagi menghadapi tantangan besar dalam produksi chip in-house mereka, Exynos 2600. Laporan terbaru dari DigiTimes mengungkap bahwa chipset ini kemungkinan besar hanya akan debut eksklusif di pasar Korea Selatan.

Rencana peluncuran terbatas ini berlaku khusus untuk lini Galaxy S26 non-Ultra. Faktor utama di balik keputusan ini adalah masalah yield (tingkat keberhasilan produksi chip) yang belum terselesaikan, komitmen kontrak dengan Qualcomm, serta persepsi konsumen yang masih belum pulih terhadap seri Exynos, seperti dilansir dari laman Wccftech (10/12). 

Proses fabrikasi terbaru Samsung 2nm GAA (Gate-All-Around) digunakan untuk membuat Exynos 2600. Teknologi ini menjanjikan peningkatan efisiensi dan kinerja, tetapi masalah produksi masih menjadi penghalang utama untuk produksi massal.

Selain masalah teknis, Samsung dan Qualcomm memiliki perjanjian volume yang menjamin dominasi chipset Snapdragon. Qualcomm bahkan menyatakan bahwa mereka akan mempertahankan pangsa pasar 75% dari seri Galaxy S26, menunjukkan dominasi mereka atas lini flagship Samsung.

Menariknya, Exynos 2600 sebenarnya menunjukkan peningkatan performa signifikan; catatan terbaru Geekbench 6 memperlihatkan skor single-core 3.455 dan multi-core 11.621. Samsung juga menambahkan fitur seperti Heat Pass Block (HPB) untuk meningkatkan manajemen termal agar tidak mudah panas.

Namun, Samsung harus berhati-hati saat meluncurkan produk di seluruh dunia karena reputasi Exynos yang selama bertahun-tahun dianggap lebih baik daripada Snapdragon. Peluncuran terbatas di Korea Selatan tampaknya merupakan cara untuk mengurangi risiko sambil mempertahankan kontraknya dengan Qualcomm.

Pax Insight 
Kabar ini nunjukin dilema besar Samsung: di satu sisi, mereka pengen mandiri dengan chip sendiri. Tapi di sisi lain, mereka tidak bisa mengalahkan demand global dan trust konsumen terhadap Snapdragon. Buat anak muda pecinta gadget, debut terbatas ini bisa bikin Samsung S26 versi Exynos jadi item koleksi yang langka, tapi tidak menjamin performa terbaik.