Hibura
Senin, 24 November 2025 11:30 WIB

MediaTek rilis Dimensity P1 Ultra, Chip AI gahar untuk mobil

Chip Dimensity P1 Ultra hadir dengan AI kuat, ray tracing, dan dukungan 6 layar. Siap upgrade pengalaman mobil cerdas.

MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity Cockpit P1 Ultra, prosesor otomotif terbaru mereka. Chip ini dibangun dengan proses 4nm yang efisien dan dirancang untuk performa tinggi, kemampuan AI yang lebih kuat, serta pengalaman hiburan mobil yang lebih imersif.

Dilansir dari laman Gizmochina (24/11), P1 Ultra mengusung CPU 8-core dengan daya komputasi hingga 175K DMIPS. Untuk grafis, MediaTek menyertakan GPU dengan ray tracing hardware. GPU ini mampu menghasilkan performa hingga 1800 GFLOPS yang gahar. 

Di bagian AI, chip ini dibekali NPU 23 TOPS dan mendukung pemrosesan generative AI langsung di dalam mobil. Dengan arsitektur Armv9, P1 Ultra bisa menjalankan model bahasa besar hingga 7 miliar parameter tanpa perlu koneksi cloud. 

Kemampuan AI tersebut memungkinkan mobil menghadirkan asisten suara yang canggih, interaksi multimodal, hingga image generation seperti Stable Diffusion. Fitur keselamatan berbasis AI juga bisa berjalan secara lokal tanpa jeda waktu. 

MediaTek juga turut menyederhanakan proses pengembangan untuk produsen mobil lewat platform yang sudah terintegrasi. Chip ini menggabungkan smart cockpit, modul konektivitas, hingga T-BOX dalam satu solusi yang ringkas dan efisien.

P1 Ultra mendukung konektivitas lengkap seperti 5G, Wi-Fi dual-band, Bluetooth, GNSS, serta modem internal yang handal. Untuk kamera, tersedia HDR ISP dengan AI noise reduction dan AI 3A, cocok untuk fitur surround view 360 derajat dan cabin monitoring.

Sementara untuk hiburan, chip ini bisa menghidupkan hingga enam layar sekaligus di dalam mobil. Dengan teknologi MiraVision, P1 Ultra sanggup memutar dan merekam video 4K 60fps, mendukung sistem multi-screen untuk pengemudi dan semua penumpang. 

MediaTek juga memastikan bahwa Dimensity Cockpit P1 Ultra hadir dalam tiga versi berbeda, yaitu 5G, 4G, dan Wi-Fi. Ketiga versi ini semuanya dilengkapi dengan CPU 8-core dan GPU 6-core untuk performa yang konsisten. 

Pax Insight 
Dengan chip yang menangani AI, sensor kamera, sampai hiburan multi-layar, pengalaman berkendara di masa depan bakal terasa lebih personal dan interaktif. Produsen mobil yang masuk Indonesia juga berpotensi mengadopsi platform ini untuk menghadirkan fitur premium tanpa perlu sistem yang terlalu mahal atau bergantung pada koneksi cloud.