Gawai
Senin, 8 Desember 2025 11:26 WIB

Bos chip Apple pertimbangkan hengkang dari perusahaan

Johny Srouji dilaporkan mempertimbangkan keluar dari Apple di tengah banyaknya eksekutif hengkang dan perubahan struktur manajemen.
Ilustrasi: Pinterest

Apple dikabarkan akan ada perubahan besar pada struktur manajemen internalnya. VP Hard Technologies Senior Apple, Johny Srouji, sedang “seriously considering” untuk pindah ke perusahaan lain.

Laporan ini datang dari Bloomberg dan dikabarkan bahwa Srouji sudah memberi tahu Tim Cook secara langsung soal rencana ini, meskipun belum ada pengumuman resmi. Isu kepergiannya ini pertama kali muncul sejak Oktober lalu dan menjadi sorotan, seperti dilansir dari laman The Verge (08/12). 

Jika rumor ini benar, Srouji akan menjadi orang terbaru yang akan meninggalkan Apple dalam waktu dekat. Kepergiannya akan sangat merugikan karena dia bertanggung jawab atas pengembangan chip internal Apple.

Sebelumnya, COO Jeff Williams sudah mengumumkan pensiun pada Juli lalu, dan ini memicu perubahan besar pada struktur manajemen internal perusahaan. Perubahan struktural ini menunjukkan adanya pergeseran prioritas di Apple.

Bulan Desember ini menjadi lebih ramai dengan mundurnya para petinggi Apple lainnya, termasuk Kepala AI John Giannandrea dan pemimpin kebijakan Lisa Jackson dan penasihat umum Kate Adams yang akan pensiun. Bahkan desainer antarmuka Alan Dye akhirnya memilih untuk beralih ke Meta.

Dilaporkan bahwa Apple masih mencari kecepatan inovasi terbaik saat industri teknologi bergerak cepat dengan adopsi AI. Dalam situasi internal ini, Tim Cook harus segera membuat rencana untuk mencegah perusahaan kehilangan posisi di tengah persaingan yang ketat.

Di kalangan analis, ada spekulasi bahwa Cook juga akan mundur dari jabatannya. Namun, insider terpercaya seperti Mark Gurman menganggap spekulasi tersebut terlalu dini dan membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

Pax Insight 

Pergantian petinggi di pusat inovasinya bisa bikin publik penasaran, terutama terkait arah pengembangan chip dan fitur AI di produk iPhone dan Mac berikutnya. Jika Apple bergerak lambat di ranah AI, bisa jadi kompetitor seperti Samsung dan Google lebih dulu menarik perhatian para pengguna muda.