Gawai
Kamis, 5 Februari 2026 16:01 WIB

Bisakah perusahaan Tiongkok redakan kelangkaan RAM?

Kelangkaan RAM membuat gamer di seluruh dunia berharap Tiongkok bisa jadi solusi. Tapi, apakah ada kesempatan?

Kelangkaan RAM secara global telah meningkatkan harga RAM, dan kemungkinan SSD juga dalam waktu dekat ini, melonjak tinggi. Bahkan, harga RAM saat ini telah meningkat hingga 300%. Tapi, apakah ada yang dapat menyelamatkan pasar PC dalam waktu dekat ini?

Tiongkok bisa jadi pahlawan bagi para gamer, tapi...

Saat ini, ada beberapa pemain besar yang mendominasi produksi chip memory dunia, yakni Samsung, SK Hynix, dan Micron Technology. Ketiganya mengaku akan fokus dalam memproduksi tipe memory HBM, dimana memiliki margin yang lebih besar dari tipe memory biasa.

Tapi, dilansir dari laman Wccftech (5/2), ada secercah harapan bagi para gamer yang datang dari Tiongkok. Beberapa perusahaan, seperti CXMT dan YMTC diharapkan akan menjadi "penyelamat" di tengah masalah ini.

Namun sayangnya, secercah harapan ini harus menghadapi sebah tembok besar. Soalnya, kedua persuahaan ini menghadapi kendala teknis fundamental dan tembok regulasi AS dimana membuat adopsi massal produk mereka di pasar Barat hampir mustahil terjadi.

Kenapa ini hampir mustahil?

Ada beberapa hal yang membuat hal ini terjadi, diantaranya :

Diblokirnya teknologi terbaru

  • Tanpa akses ke mesin litografi canggih (EUV) akibat sanksi, CXMT terpaksa menggunakan "jalan tikus" teknis yang merugikan.
  • CMXT terpaksa memperluas ukuran chip memory, dimana dilaporkan 40-50% lebih besar dibanding pesaing seperti SK Hynix untuk kapasitas yang sama. Ini membuat biaya produksi per wafer melonjak drastis.
  • Mereka juga menghadapi masalah teknik binning agresif dan voltase tinggi untuk mencapai kecepatan standar mengakibatkan suhu modul lebih panas dibanding alternatif lain.

Masalah di industri

  • Vendor besar seperti Apple, HP, dan Dell enggan mengambil risiko menggunakan chip dari perusahaan yang belum memiliki rekam jejak validasi jangka panjang seperti Samsung.
  • Alih-alih membanting harga, laporan menunjukkan CXMT justru berencana menaikkan harga mendekati level vendor Korea Selatan, menghapus insentif utama bagi konsumen untuk beralih.

Bahkan jika hambatan teknis teratasi, Pemerintah AS kemungkinan besar akan memblokir jalan masuk produk tersebut :

  • YMTC sudah masuk dalam Entity List AS sejak 2022.
  • CXMT berada di bawah pengawasan Bagian 1260H Departemen Pertahanan AS, yang membuat integrasi produk mereka ke dalam infrastruktur komputasi Barat menjadi risiko hukum besar.

Pax insight

Meskipun ada secercah harapan perusahaan Tiongkok bisa mengatasi masalah kelangkaan RAM, ada banyak hal yang mempengaruhi produksi mereka tak dapat menembus pasar Amerika Serikat. 

Harga jual juga menjadi masalah, dimana harga yang ditawarkan perusahaan kecil tersebut akan sama dengan apa yang ditawarkan oleh perusahaan besar, seperti Samsung. Selain itu, masalah performa juga bisa menjadi pertimbangan.

Meski tidak dapat masuk pasar Amerika Serikat, namun kesempatan perusahaan-perusahaan ini akan menggaet ODM lokal dan dijual ke pasar Asia dan lainnya masih terbuka. Tapi setidaknya, jika mereka masih bisa memproduksi chip RAM lebih banyak, kemungkinan besar harga RAM akan lebih stabil karena pasokan tersedia.