Gawai
Rabu, 15 Oktober 2025 14:04 WIB

ASUS rilis Ascent GX10, PC AI super kompak performa kenceng

ASUS meluncurkan Ascent GX10, supercomputer AI desktop ringkas bertenaga NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip. Perangkat ini hadir dengan bentuk kompak dan 1 petaflop performa AI.

Perkembangan digitalisasi memang gak ada remnya, dan inovasi hardware buat AI kini makin bertebaran di pasaran. Bahkan, ASUS baru saja mengumumkan bahwa Ascent GX10 akan segera tersedia pada 15 Oktober 2025.

Perangkat ini adalah komputer super AI desktop yang didesain ringkas, tetapi punya kekuatan luar biasa. Tujuannya jelas: membuat pengembangan AI tingkat lanjut menjadi lebih mudah diakses oleh developer, peneliti AI, dan ilmuwan data. Ditenagai oleh NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip yang revolusioner dan software stack AI dari NVIDIA, Ascent GX10 menjanjikan performa AI full-stack dalam ukuran yang minimalis.

Jackie Hsu, Senior Vice President ASUS, menegaskan bahwa perangkat ini melengkapi rangkaian personal AI supercomputer ASUS yang sudah komprehensif. Mulai dari workstation hingga server NVIDIA MGX, ASUS selalu siap mendukung perjalanan pelanggan dalam ekosistem NVIDIA. Ascent GX10 ini hadir sebagai bukti komitmen ASUS untuk memperluas jejak AI mereka, menyediakan solusi bagi siapa saja yang ingin mulai atau memperluas pekerjaan AI-nya. It’s giving dukungan totalitas untuk ekosistem AI.

Performa AI Tanpa Tanding untuk Inovasi

ASUS Ascent GX10 memang dirancang khusus untuk pengembangan AI. Ditenagai oleh NVIDIA GB10 Superchip—yang menyertakan NVIDIA Grace CPU 20-inti dan NVIDIA Blackwell GPU—komputer ini mampu menghasilkan performa AI hingga 1 petaflop untuk inference dan fine-tuning model.

Selain itu, perangkat ini juga mendukung memori terpadu 128GB, memungkinkan pengguna bekerja dengan model berparameter hingga 200 miliar langsung dari desktop. Bayangin, semua kekuatan ini dikemas dalam ukuran yang sangat ringkas, hanya 150 x 150 x 51mm, membuatnya cocok diletakkan di mana saja di meja kerja.

Meskipun ukurannya kecil, Ascent GX10 adalah solusi AI full-stack sejati. Perangkat ini dipercepat oleh software stack AI komprehensif dari NVIDIA. Platform terintegrasi ini menyediakan semua alat yang dibutuhkan untuk berbagai tugas, seperti membuat prototype, fine-tuning, dan inference dalam pengembangan aplikasi di bidang robotika, computer vision, hingga Vision-Language Models (VLM). Jadi, semua yang kamu butuhkan untuk proyek AI sudah tersedia dalam satu kotak.

Arsitektur Fleksibel dan Pilihan Penyimpanan

Arsitektur Ascent GX10 dirancang untuk dapat ditingkatkan. Para pengguna bisa menghubungkan dua unit Ascent GX10 melalui antarmuka jaringan ConnectX-7 berkecepatan tinggi untuk melipatgandakan performa AI menjadi 2 petaflop, dengan memori terpadu hingga 256GB dan penyimpanan 8GB.

Opsi ini memungkinkan pelatihan AI lokal yang kuat dengan harga yang lebih rendah. Selain itu, perangkat ini juga menawarkan keamanan tingkat enterprise melalui fitur keamanan lokal, menjaga data sensitif tetap berada di tempatnya.

Untuk masalah penyimpanan, Ascent GX10 menawarkan opsi yang fleksibel sesuai kebutuhan pengembangan AI. Pilihan 1TB M.2 2242 NVMe PCIe 4.0 x4 SSD cocok untuk pemula AI dengan dataset yang lebih kecil. Model mendatang dengan 2TB M.2 2242 NVMe PCIe 4.0 x4 SSD ideal untuk mendukung dataset yang lebih besar dan eksperimen yang berjalan secara bersamaan. Sementara itu, untuk pekerjaan skala besar, tersedia pilihan 4TB M.2 2242 NVMe PCIe 5.0 x4 SSD yang memastikan semua data siap diakses untuk proyek yang kompleks.

Dirancang Presisi untuk Efisiensi Termal Maksimal

ASUS benar-benar memikirkan detail termal. Ascent GX10 direkayasa secara teliti dengan desain termal yang dioptimalkan untuk menangani beban kerja berat secara efisien dan memastikan performa tinggi yang berkelanjutan. Sistem termal canggihnya mencakup kontrol kipas 7 tingkat, sirip yang sangat lebar, lima heat pipe, dan dua kipas berukuran 140 x 80mm. Desain ini menarik udara melalui ventilasi tersembunyi di bawah, memastikan aliran udara yang kuat dan efisien. No drama panas berlebih, performa tetap on terus.