AI
Rabu, 15 Oktober 2025 15:05 WIB

ChatGPT bakal punya mode dewasa

OpenAI akan membuka batasan konten dewasa, termasuk erotika di ChatGPT mulai Desember. Kebijakan ini menyertai penerapan fitur verifikasi usia dan kontrol orang tua.

Ada kabar baru dari OpenAI nih yang cukup bikin heboh. CEO Sam Altman mengumumkan bahwa ChatGPT akan membuka "keran" untuk konten yang lebih bersifat dewasa mulai Desember mendatang. Kebijakan ini lahir dari prinsip mereka untuk "memperlakukan pengguna dewasa layaknya orang dewasa".

Langkah ini merupakan kelanjutan dari fitur kontrol orang tua dan deteksi usia otomatis yang sudah mereka gulirkan sejak September lalu. Intinya, setelah bisa memisahkan pengguna anak dan dewasa, OpenAI merasa nyaman untuk memberikan lebih banyak kebebasan pada konten yang bisa ditampilkan oleh chatbot mereka.

Dilansir dari laman Engadget (15/10), Altman secara spesifik menyebutkan bahwa konten erotika akan diizinkan bagi pengguna yang telah terverifikasi sebagai dewasa. Meskipun faktanya sudah ada beberapa pengguna yang secara rutin memanipulasi chatbot ini untuk terlibat dalam percakapan Not Safe For Work (NSFW), pengumuman Altman kali ini terdengar seperti persetujuan resmi dari OpenAI bahwa kasus penggunaan tersebut kini dianggap oke.

Sebelumnya, sinyal serupa juga muncul saat ajang DevDay 2025, di mana pedoman baru untuk developer menyebutkan bahwa "dukungan untuk pengalaman dewasa (18+) akan tiba setelah verifikasi dan kontrol usia yang sesuai diterapkan".

Keputusan untuk melonggarkan batasan ini terjadi di tengah sorotan tajam mengenai pengaruh negatif chatbot terhadap pengguna. Salah satu kasus yang cukup mengganggu adalah kematian seorang remaja berusia 16 tahun, Adam Raine, yang diduga menggunakan ChatGPT untuk merencanakan bunuh diri. Kisah tragis ini menjadi pengingat serius akan dampak mental health yang bisa ditimbulkan oleh interaksi dengan chatbot.

OpenAI sendiri sebenarnya telah berusaha mengatasi dampak psikologis ini. Salah satunya adalah dengan mengurangi sifat "menjilat" atau sycophantic dari chatbot melalui perilisan GPT-5. Selain itu, mereka juga menambahkan notifikasi bawaan yang berfungsi mengingatkan pengguna untuk beristirahat. Meskipun sulit untuk mengukur secara pasti apakah penyesuaian ini telah memberikan dampak signifikan, dikombinasikan dengan penerapan verifikasi usia, jelas bahwa OpenAI kini merasa lebih tenang untuk memberikan batasan yang lebih longgar pada chatbot mereka.

Dengan adanya kontrol usia yang diklaim telah berfungsi, interaksi dewasa, termasuk aplikasi yang dapat diakses oleh ChatGPT, tampaknya akan menjadi hal yang wajar mulai Desember. Perubahan ini menunjukkan evolusi cara OpenAI dalam menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi pengguna dewasa dengan perlindungan terhadap pengguna di bawah umur.