Gawai
Jumat, 31 Oktober 2025 19:04 WIB

AS - Tiongkok sepakat tangguhkan tarif hukuman selama 1 tahun

Donald Trump dan Xi Jinping menyepakati penangguhan tarif dagang selama satu tahun penuh. Pembicaraan di Busan mencakup kelangkaan rare earth metals Tiongkok dan pembatasan ekspor chip AI NVIDIA.

Presidan AS Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping, telah sepakat untuk menangguhkan tarif hukuman yang ditetapkan Trump selama satu tahun penuh. Kesepakatan ini menjadi inti dari meredanya perang dagang yang sedang berlangsung antara dua negara superpower tersebut.

Menariknya, pertemuan ini tidak dilakukan di AS maupun di Tiongkok. Kedua pemimpin bertemu secara langsung di kota Busan, Korea Selatan, dengan isu utama yang dibahas termasuk dominasi Tiongkok pada rare earth metals dan pembatasan ekspor chip AI NVIDIA.

Trump sebelumnya sempat melontarkan ancaman keras bahwa ia akan memberlakukan tarif baru sebesar 100 persen pada impor dari Tiongkok sebagai balasan atas pengetatan cengkeraman Xi pada logam tanah jarang. Materi ini sangat penting untuk pembuatan segala sesuatu, mulai dari smartphone dan kendaraan listrik (EV) hingga peralatan militer.

Sebagai bagian dari gencatan senjata sementara ini, Tiongkok dilaporkan setuju untuk menangguhkan kebijakan pengetatan tersebut selama 12 bulan ke depan. Sebagai imbalannya, Trump disebut-sebut akan menurunkan tarif Tiongkok sebesar 10 persen.

Seperti dilansir dari laman The New York Times (31/10), Trump juga membahas isu semikonduktor dalam pertemuannya dengan Xi dan "tidak mengesampingkan" kemungkinan mengizinkan NVIDIA untuk menjual chip AI ke Tiongkok. Perusahaan asal AS ini sempat diizinkan kembali menjual chip H20 di Tiongkok pada Juli lalu, setelah larangan di awal tahun.

Namun, Beijing dilaporkan merespons dengan memerintahkan perusahaan teknologi besarnya untuk tidak berbisnis dengan NVIDIA sampai tinjauan keamanan nasional selesai dilakukan. Kabar baiknya, kedua pemimpin tidak membahas potensi ketersediaan chip Blackwell — chip AI paling canggih NVIDIA saat ini — dalam pertemuan mereka di Korea Selatan.

Chip Blackwell ini kemungkinan menjadi faktor yang memotivasi Tiongkok untuk bersikap adem ayem terhadap arsitektur H20 yang lebih tua.

Sayangnya, pertemuan ini tidak menghasilkan resolusi mengenai TikTok dan masa depannya di AS. Kabar terakhir menyebutkan bahwa pemerintahan Trump hampir mencapai kesepakatan yang akan memberikan AS kepemilikan mayoritas atas platform media sosial asal Tiongkok tersebut di wilayah AS. Namun, hingga saat ini, belum ada hal yang difinalisasi.

Pax Insight

Kesepakatan antara AS dan Tiongkok ini mungkin menimbulkan kecemburuan negara lain yang mendapatkan tarif import oleh AS, seperti Indonesia. Soalnya, banyak barang-barang dari Indonesia yang diekspor ke AS, dan dengan meningkatnya harga karena hadirnya tarif ini memberatkan para penjual dan konsumen.

Di Indonesia sendiri, rare mineral juga tersebar di banyak wilayah. Mungkin saja, dengan pendekatan yang baik, Indonesia juga mungkin memiliki kesempatan untuk melakukan kerjasama dengan pemerintahan AS terkait dengan tarif tersebut.