Gawai
Selasa, 10 Februari 2026 10:03 WIB

Apple siap banjiri pasar Maret ini: MacBook M5 & iPad Baru

Apple bersiap meluncurkan gelombang besar perangkat keras baru paling cepat pada minggu kedua bulan Maret.

Apple bersiap meluncurkan gelombang besar perangkat keras baru paling cepat pada minggu kedua bulan Maret. Laporan terbaru dari Mark Gurman menyebutkan akan ada pembaruan masif untuk lini iPad dan MacBook, menjadikan bulan ini salah satu momen penting bagi portofolio produk Apple.

Kenapa ini penting: Ini adalah momen “naik kelas” bagi perangkat entry-level Apple. iPad termurah akhirnya akan mendapatkan cip A18, yang berarti dukungan penuh untuk fitur Apple Intelligence. Dengan begitu, perangkat yang sebelumnya dianggap sederhana kini bisa menjalankan fungsi AI canggih yang sebelumnya hanya tersedia di model premium.

Lini produk:

Berikut daftar perangkat yang diprediksi hadir:

  • MacBook Pro (14” & 16”): Akan ditenagai chip M5 Pro dan M5 Max, menawarkan performa kelas berat untuk pengguna profesional.
  • MacBook Air: Mendapatkan penyegaran model baru dengan peningkatan efisiensi dan desain lebih segar.
  • iPad Air: Diperbarui dengan chip M4, memberikan performa lebih tinggi untuk segmen menengah.
  • iPad entry-level: Lompatan besar ke cip A18, menghadirkan kemampuan AI yang sebelumnya tidak tersedia di kelas ini.

Langkah berikutnya: Peluncuran besar ini bukan akhir. Sepanjang sisa tahun 2026, Apple diperkirakan akan memperbarui lini produk lainnya, termasuk Mac Studio, Studio Display, dan Mac mini. Yang paling ditunggu adalah rumor kehadiran “MacBook murah” pertama Apple, yang bisa membuka pasar baru bagi konsumen yang selama ini menganggap MacBook terlalu mahal.

Pax insight

Apple tampaknya ingin memastikan bahwa seluruh lini produknya, dari entry-level hingga kelas profesional, siap menghadapi era AI. Dengan menghadirkan chip terbaru ke perangkat murah sekalipun, Apple berusaha memperluas basis pengguna yang bisa menikmati Apple Intelligence. Maret ini bisa menjadi titik balik besar bagi strategi perangkat keras Apple, sekaligus sinyal bahwa perusahaan semakin serius menjadikan AI sebagai inti dari semua produknya.