Film fiksi ilmiah mendatang Project Hail Mary dipastikan akan mendapatkan LEGO set resmi, bahkan sebelum filmnya tayang di bioskop. Langkah ini cukup mengejutkan, mengingat LEGO biasanya hanya memproduksi set untuk franchise raksasa yang sudah mapan seperti Star Wars, Harry Potter, atau Marvel.
Kenapa ini penting?
Keputusan LEGO merilis set sebelum film tayang bisa menjadi sinyal bahwa Project Hail Mary diprediksi akan menjadi salah satu film sci-fi besar tahun ini. Biasanya, LEGO baru mau mengambil risiko seperti ini jika mereka yakin IP tersebut punya basis fans kuat atau potensi pop culture yang tinggi.
Selain itu, ini memperlihatkan bahwa pasar kolektor LEGO semakin serius, bahkan untuk kategori sci-fi yang lebih “niche”. Dengan menjual set lebih awal, LEGO juga bisa mengunci perhatian komunitas geek dan sci-fi sebelum filmnya ramai dibicarakan di media sosial.
Set utama
LEGO Project Hail Mary bukan sekadar set pajangan biasa, karena beberapa detailnya jelas dirancang untuk fans sci-fi dan kolektor. Berikut set-nya:
- Total 830 pieces.
- Replika pesawat The Hail Mary.
- Minifigure Ryland Grace.
- Figur alien yang jadi “teman” Ryland.
- Display stand dan crank mekanik.
- Bisa recreate adegan dari novel.
Apa kata mereka?
LEGO sendiri belum menjelaskan secara panjang alasan mereka merilis set Project Hail Mary sebelum filmnya tayang. Namun keputusan ini terlihat sebagai bentuk keyakinan bahwa IP tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi franchise populer.
Di sisi lain, kolaborasi ini juga terasa semakin masuk akal karena film Project Hail Mary disutradarai oleh Phil Lord dan Chris Miller, duo kreatif di balik Spider-Verse dan The LEGO Movie.
Jadwal peluncuran dan ketersediaan
LEGO Project Hail Mary sudah bisa dipesan melalui preorder dengan harga $100. Produk ini dijadwalkan mulai dikirim pada 1 Maret, atau sekitar 20 hari sebelum filmnya resmi tayang pada 20 Maret.
Pax Insight
LEGO Project Hail Mary adalah contoh menarik bagaimana industri hiburan mulai memasarkan film bukan hanya lewat trailer atau merchandise biasa, tapi lewat pengalaman kolektibel yang lebih “premium”. Dengan merilis set sebelum film tayang, LEGO seperti menjadikan Project Hail Mary sebagai IP besar bahkan sebelum publik membuktikan apakah filmnya benar-benar sukses.



