AMD dan Meta resmi mengumumkan kesepakatan pengadaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala masif sebesar 6 gigawatt. Kesepakatan ini memperluas kemitraan strategis kedua perusahaan yang mencakup integrasi perangkat keras (silikon), sistem, dan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk beban kerja Meta.
Apa inisiasi di balik kerja sama ini?
Langkah ini sangat krusial bagi Meta (seperti yang diungkapkan CEO Mark Zuckerberg) untuk mendiversifikasi pasokan komputasi mereka dan keluar dari ketergantungan pada satu vendor. Bagi AMD, kolaborasi ini menempatkan mereka tepat di pusat pembangunan AI global sekaligus mengamankan pertumbuhan pendapatan substansial untuk beberapa tahun ke depan.
Detail kemitraan AMD x Meta
- Jadwal Peluncuran: Pengiriman untuk penyebaran 1 gigawatt pertama dijadwalkan mulai pada paruh kedua tahun 2026.
- Spesifikasi Perangkat: Infrastruktur ini akan ditenagai oleh GPU AMD Instinct kustom (berbasis arsitektur MI450) dan jutaan CPU AMD EPYC Generasi Keenam (kode "Venice" dan generasi berikutnya "Verano").
- Sistem & Software: Menggunakan arsitektur skala rak AMD Helios (yang dikembangkan bersama melalui Open Compute Project) dan beroperasi dengan perangkat lunak ROCm.
Kemitraan ini diikat dengan skema saham berbasis kinerja. AMD menjaminkan hingga 160 juta lembar saham biasa kepada Meta yang akan dicairkan secara bertahap. Syarat pencairannya sangat ketat:
- Terikat pada target pengiriman GPU (dimulai saat target 1 GW tercapai, hingga maksimal 6 GW).
- Terikat pada pencapaian ambang batas harga saham AMD di pasar.
- Terikat pada keberhasilan pencapaian teknis dan komersial dari pihak Meta.
Pax insight
Melalui kolaborasi multi-tahun ini, Meta mendapatkan kepastian pasokan infrastruktur AI berkinerja tinggi yang efisien dan dikustomisasi penuh, sementara AMD berhasil menyelaraskan eksekusi dan nilai jangka panjang perusahaannya bersama salah satu pemain AI terbesar di dunia.



